Kapal yang Bayar Tol Selat Hormuz Terancam Kehilangan Asuransi
Lloyd's Market Association menyatakan kapal yang membayar tol Selat Hormuz kepada Iran berisiko kehilangan perlindungan asuransi.
Presiden Rusia, Vladimir Putin
Harianjogja.com, SOLO - Rusia dikabarkan sudah rugi ratusan triliun sejak menginvasi Ukraina pada Februari 2022 lalu.
Kerugian Rusia tersebut terjadi karena banyak peralatan mereka yang hancur porak-poranda di medan perang.
Meski demikian, pertanyaan yang muncul adalah apakah Vladimir Putin menyesal? Dilansir dari CGTN, jawabannya jelas: TIDAK.
Sejak awal, Putin yakin jika invasi adalah opsi terbaik. Sebab jika dirinya tidak melakukan invasi pada Februari 2022 lalu, maka keadaan Rusia akan semakin buruk.
“Jika kita tidak bertindak pada bulan Februari, maka semuanya akan sama tetapi bahkan lebih buruk bagi kita,” kata Putin.
Menurutnya, Barat sudah terlalu banyak ikut campur urusan Ukraina sejak jatuhnya Uni Soviet.
BACA JUGA: 87 Persen Obat Penawar Ganguan Ginjal Akut Ternyata Donasi dari Australia dan Jepang
Mereka juga melakukan hal yang sama kepada Rusia secara diam-diam. Oleh sebab itu, Kremlin harus melawan untuk menunjukkan siapa mereka sebenarnya.
Ya, Kremlin juga sempat mendapat hasutan tentang omong kosong sejarah. Namun Rusia tak seperti Ukraina, mereka tidak percaya dengan klaim Barat.
“Selama 10 tahun terakhir, setelah jatuhnya Uni Soviet, negara-negara Barat ikut campur dalam urusan Ukraina baik secara langsung maupun diam-diam. Mereka mencoba melakukan hal yang sama dengan Rusia."
"Sayangnya, di Ukraina, mereka berhasil menanamkan 'nilai semu' ke dalam benak jutaan orang, yang praktis mengarah pada penciptaan 'anti-Rusia' di negara itu," ia menambahkan.
Putin juga kembali mengingatkan dunia internasional tentang bagaimana Polandia mencoba mencaplok Ukraina. Menurut Putin, Polandia masih belum meninggalkan mimpi untuk mengambil alih sebagian Ukraina.
Bukan hanya itu yang bikin Vladimir Putin tak menyesal. RTNews pernah melaporkan jika Rusia justru cuan Rp2500 T sejak menginvasi Ukraina.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis.com
Lloyd's Market Association menyatakan kapal yang membayar tol Selat Hormuz kepada Iran berisiko kehilangan perlindungan asuransi.
Omzet pedagang pasar rakyat Bantul turun sekitar 30%. Belanja daring, sayur keliling, toko jejaring hingga SPPG jadi faktor penyebab.
Progres Tol Jogja-Solo Trihanggo-Junction Sleman mencapai 90% dan ditargetkan fungsional saat libur Nataru 2026/2027.
Bek PSIM Jogja, Franco Ramos akan memulai musim menyandang sebagai kapten utama tim. Bek asal Argentina tersebut mengaku siap mengemban tanggung jawab lebih bes
Jadwal lengkap Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026. Skuad Garuda menghadapi Singapura, Malaysia, dan Bangladesh di fase grup yang seluruhnya digelar di SUGB
Korea Selatan akan memindahkan sekitar 350 institusi publik dari Seoul mulai 2027. Sejong diproyeksikan menjadi pusat pemerintahan baru untuk mendukung pemerata