Luar Biasa! RI Kantongi Pajak Digital dari Google Cs Sebesar Rp23 Triliun Lebih
Hingga 31 Maret 2024, DJP Kementerian Keuangan mencatat realisasi penerimaan pajak dari sektor usaha ekonomi digital mencapai Rp23,04 triliun.
Ilustrasi utang luar negeri Indonesia/Bisnis - Himawan L Nugraha\r\n
Harianjogja.com, JAKARTA — Bank Indonesia (BI) mencatat Utang luar negeri (ULN) Indonesia per akhir Agustus 2022 tercatat sebesar US$397,4 miliar. Jumlah tersebut turun jika dibandingkan dengan posisi pada bulan sebelumnya yang mencapai US$400,2 miliar.
Secara tahunan, posisi ULN pada Agustus 2022 tersebut terkontraksi sebesar 6,5 persen secara tahunan (year-on-year/yoy), melanjutkan tren kontraksi pada bulan sebelumnya sebesar 4,1 persen yoy.
Jika dirincikan, posisi ULN Pemerintah pada Agustus 2022 tercatat sebesar US$184,9 miliar, lebih rendah dari posisi bulan sebelumnya sebesar US$185,6 miliar atau terkontraksi 10,9 persen secara tahunan.
Sementara itu, posisi ULN swasta pada Agustus 2022 tercatat sebesar US$204,1 miliar, menurun dibandingkan dengan posisi bulan sebelumnya sebesar US$206,1 miliar atau terkontraksi sebesar 2 persen secara tahunan.
BACA JUGA: AHY Deklarasikan Diri Siap Jadi Cawapres di Pilpres 2024!
Berdasarkan data Statistik ULN BI, tercatat negara yang memberikan pinjaman terbesar untuk Indonesia pada Agustus 2022, yaitu Singapura mencapai US$59,54 miliar.
Negara kedua pemberi pinjaman terbesar, yaitu Amerika Serikat (AS), yaitu sebesar US$33,52 miliar.
Lebih lanjut, negara pemberi pinjaman terbesar diikuti oleh Jepang, China, dan Hongkong, yang masing-masingnya mencapai US$24,33 miliar, US$21,04 miliar, dan US$16,82 miliar.
Sebelumnya, Direktur Departemen Komunikasi BI Junanto Herdiawan menyampaikan bahwa struktur ULN Indonesia hingga Agustus 2022 ini tetap sehat, yang didukung oleh penerapan prinsip kehati-hatian dalam pengelolaannya.
“ULN Indonesia pada bulan Agustus 2022 tetap terkendali, tercermin dari rasio ULN Indonesia terhadap PDB yang tetap terjaga di kisaran 30,4 persen, menurun dibandingkan dengan rasio pada bulan sebelumnya sebesar 30,7 persen” kata dia.
Selain itu, struktur ULN Indonesia yang tetap sehat ditunjukkan oleh ULN yang tetap didominasi oleh ULN berjangka panjang, dengan pangsa mencapai 87,1 persen dari total ULN.
Junanto menambahkan dalam rangka menjaga agar struktur ULN tetap sehat, BI dan Pemerintah terus memperkuat koordinasi dalam pemantauan perkembangan ULN, didukung oleh penerapan prinsip kehati-hatian dalam pengelolaannya.
“Peran ULN juga akan terus dioptimalkan dalam menopang pembiayaan pembangunan dan mendorong pemulihan ekonomi nasional, dengan meminimalisasi risiko yang dapat mempengaruhi stabilitas perekonomian,” imbuhnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis.com
Hingga 31 Maret 2024, DJP Kementerian Keuangan mencatat realisasi penerimaan pajak dari sektor usaha ekonomi digital mencapai Rp23,04 triliun.
Cek jadwal lengkap KRL Solo–Jogja 16 Mei 2026 dari Palur hingga Jogja. Tarif Rp8.000, berangkat pagi hingga malam.
Libur panjang akhir pekan dorong wisata Sleman naik. Merapi, Kaliurang hingga Prambanan diprediksi jadi tujuan favorit.
Honda mencatat rugi pertama sejak IPO akibat EV. Kerugian capai Rp45,9 triliun, proyek Kanada ditunda, target EV diubah.
Gempa M6,3 guncang Jepang timur laut. Shinkansen dihentikan, Miyagi terdampak, namun PLTN Fukushima dilaporkan aman.
Perdagangan hewan kurban di Bantul naik jelang Iduladha 2026. Kambing paling diminati, omzet pedagang diprediksi melonjak.