Jemaah Haji Gelombang Kedua Mulai Masuk Makkah, PPIH Siaga Penuh
Jemaah haji Indonesia gelombang kedua mulai tiba di Makkah lewat Jeddah. PPIH Arab Saudi siapkan layanan penuh dan antisipasi kepadatan.
Wamenkeu Suahasil Nazara dalam Kuliah Umum Pengantar Ekonomi 1 FEB Universitas Indonesia dengan topik “Alokasi Subsidi dan Kompensasi untuk Kesejahteraan Masyarakat” pada Senin (12/9/2022)/Youtube FEB UI
Harianjogja.com, JAKARTA — Kementerian Keuangan mencatat alokasi anggaran pendidikan pada 2023 mencapai Rp612 triliun atau satu per lima dari total belanja negara. Penguatan sektor pendidikan menjadi agenda penting pengembangan kualitas sumber daya manusia atau SDM.
Hal tersebut disampaikan oleh Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara dalam gelar wicara Hari Oeang Republik Indonesia (HORI). Acara yang berlangsung pada Senin (24/10/2022) itu mengusung tema Driving Digital Future.
Suahasil menjelaskan bahwa sesuai amanat undang-undang, pemerintah wajib mengalokasikan 20% dari belanja negara untuk anggaran pendidikan. Oleh karena itu, anggaran pendidikan selalu bertambah seiring terus meningkatnya kapasitas anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN).
"Tahun depan, anggaran pendidikan akan mencapai Rp612 triliun, itu 20 persen atau satu per lima dari seluruh total anggaran belanja Indonesia. Total belanja negara tahun depan itu sekitar Rp3.060 triliun," ujar Suahasil pada Senin.
BACA JUGA: Berkomitmen Bersama Capai FOLU Net Sink 2030, Indonesia-Inggris Jalin Kerja Sama
Menurutnya, anggaran itu disalurkan kepada kementerian terkait maupun kepada pemerintah daerah (pemda). Seperti diketahui, pemda berperan dalam menyalurkan bantuan operasional sekolah (BOS) untuk pelaksanaan pendidikan gratis.
Selain itu, menurut Suahasil, terdapat alokasi belanja untuk dana abadi pendidikan. Dana itu dikumpulkan, dikelola, dan dikembangkan oleh Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP).
LPDP mengumpulkan dana sejak 2007 dan mengembangkannya. Dana abadi tersebut tidak boleh dipakai, hanya hasil pengembangnnya yang dapat dimanfaatkan untuk beasiswa LPDP.
"LPDP saat ini mengelola dana abadi pendidikan yang jumlahnya sekitar Rp120 triliun, selama 15 tahun disisihkan oleh APBN, ditaruh di dana abadi, dan hasil dana abadi ini dipakai untuk memberikan beasiswa. Saat ini sekitar 30.000 orang menerima beasiswa dari LPDP," ujar Suahasil.
Dia berpesan kepada para siswa yang mengikuti gelar wicara secara daring itu agar terus meningkatkan kemampuan akademiknya hingga lulus jenjang sarjana/S1. Setelah itu, mereka berkesempatan untuk memperoleh beasiswa LPDP, baik untuk berkuliah di dalam negeri maupun luar negeri.
"Syaratnya cuma satu, diterima di sekolah yang bagus, diterima di dalam negeri atau luar negeri," kata Suahasil.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis.com
Jemaah haji Indonesia gelombang kedua mulai tiba di Makkah lewat Jeddah. PPIH Arab Saudi siapkan layanan penuh dan antisipasi kepadatan.
KAI Daop 6 Yogyakarta mencatat 246 ribu penumpang KAJJ selama libur Kenaikan Yesus Kristus, naik 189 persen dari pekan sebelumnya.
Disdik Sleman mulai adaptasi penerapan Bahasa Inggris di SD menjelang kebijakan wajib nasional pada tahun ajaran 2027/2028.
Persib Bandung memastikan seluruh pemain dan ofisial aman usai diduga mendapat serangan oknum suporter setelah laga kontra PSM Makassar.
Cek jadwal KRL Jogja–Solo dari Tugu ke Palur. Simak jam keberangkatan lengkap dan imbauan penumpang.
Jadwal lengkap KRL Solo–Jogja dari Palur hingga Tugu. Simak jam keberangkatan terbaru dan imbauan KAI.