2023, Pembangunan IKN akan Lebih Masif

Muhammad Ridwan
Muhammad Ridwan Rabu, 19 Oktober 2022 03:07 WIB
2023, Pembangunan IKN akan Lebih Masif

Ilustrasi desain kantor istana kepresidenan yang akan dibangun di IKN Kaltim. [Istimewa]\r\n

Harianjogja.com, JAKARTA -- Kepala Otorita Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara Bambang Susantono mengatakan bahwa pembangunan infrastruktur dasar telah mulai dikerjakan saat ini di IKN.

BACA JUGA : IKN Nusantara Kota Pintar Berbasis Hutan Pertama di Dunia

Dia menuturkan pembangunan infrastruktur dasar yang sudah mulai berjalan di antaranya infrastruktur air baku, Bendungan Sepaku Semoi, intake Bendungan Sepaku Semoi dan akses jalan menuju IKN.

"Sekarang sedang menyiapkan utamanya infrastruktur air baku karena air begitu esensial. Kemudian, menyiapkan Bendungan Sepaku Semoi, PUPR sedang mengebut supaya awal 2023 digenangi. Intake Bendungan Sepaku untuk menyuplai ke warga hingga 2030," kata Bambang di acara Market Sounding IKN, di Ballroom Djakarta Theater XXI, Selasa (18/10/2022).

Untuk memudahkan akses logistik, Bambang menyebut pembangunan jalan Lingkar Sepaku juga sudah dilakukan. Menurutnya, pembangunan sejumlah infrastruktur tersebut dilakukan bersamaan dengan penyiapan lahan untuk pembangunan beberapa gedung pemerintahan, salah satunya Plasa Kebangsaan yang ditargetkan dapat digunakan untuk memperingati HUT Kemerdekaan RI pada 17 Agustus 2024.

Bambang menyebut pembangunan hunian untuk para pekerja di IKN juga sudah mulai dikerjakan. Pasalnya, pada 2023 nanti diperkirakan akan ada lebih dari 100.000 pekerja di proyek IKN. "Dari sisi progres kami on the track, so far 2023 lebih masif lagi [pembangunan IKN]," ujar Bambang.


Bambang mengungkapkan bahwa IKN Nusantara yang mengusung tema Sustainability Forest City akan menjadi yang pertama di dunia dan menjadi model bagi negara lain. Dia menyebut saat ini pemerintah tengah fokus untuk menarik investasi dari pihak swasta ke IKN.

Dia menjelaskan ada 9 zona di IKN yang akan ditawarkan kepada investor. Untuk menarik minat investor dia menyebut pemerintah tengah berupaya menyelesaikan rancangan peraturan pemerintah (RPP) yang akan mengatur tentang pemberian insentif kepada investor di IKN.

"Saat ini dapat kami laporkan sedang menyelesaikam RPP yang akan memberikan insnentif fiskal dan nonfiskal," ungkapnya.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Bisnis

Share

Jumali
Jumali Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online