Dua SPPG di Klaten Disuspend Akibat Kasus Keracunan MBG
Sebanyak 153 SPPG beroperasi di Klaten melayani 300.100 penerima MBG. Dua dapur disuspend imbas dugaan keracunan siswa.
Warga pemilik lahan terdampak pembangunan jalan tol Solo-Jogja di Desa Prawatan, Kecamatan Jogonalan mengurus administrasi pencairan uang ganti rugi di kantor Desa Prawatan, Selasa (11/10/2022)./JIBI-Solopos.com-Taufiq Sidik Prakoso
Harianjogja.com, KLATEN—Seorang nenek di Klaten memperoleh ganti rugi Tol Jogja Solo senilai Rp2,8 juta. Uang itu akan dia gunakan untuk jalan-jalan bersama cucu.
Sri Badawiyah, 64, warga Desa Prawatan, Kecamatan Jogonalan mengaku senang setelah mengetahui sawahnya yang hanya 3 meter persegi dibebaskan pemerintah untuk pembangunan jalan tol Solo-Jogja. Rasa senang Sri Badawiyah lantaran sawah seluas 800 meter persegi tetap bisa ditanami dan diwariskan ke anak-cucu.
Sri Badawiyah menjadi salah satu dari puluhan warga Prawatan pemilik 22 bidang lahan yang menerima uang ganti rugi (UGR) pengadaan tanah pembangunan jalan tol Solo-Jogja. Proses pembayaran UGR dilakukan di kantor Desa Prawatan, Selasa (11/10/2022).
Sri Badawiyah menerima uang ganti rugi Rp2,8 juta, nilai terkecil dibandingkan warga lainnya yang menerima uang ganti rugi mulai dari ratusan juta hingga miliaran rupiah. Luas sawah milik Sri Badawiyah yang terdampak tol paling kecil dibandingkan bidang lahan lainnya.
Nenek itu menceritakan awalnya 800 meter persegi sawah milik dia bakal diterjang proyek jalan tol Solo-Jogja.
“Tetapi ternyata hanya 3 meter persegi. Mboten kecewa. Justru alhamdulillah. Sawahnya masih bisa digarap dan turun temurun untuk anaknya,” kata nenek yang sehari-hari sebagai ibu rumah tangga saat ditemui seusai menerima UGR di kantor Desa Prawatan.
Ditanya penggunaan UGR setelah cair, Sri Badawiyah tertawa. Dia berencana menggunakan uang itu untuk jalan-jalan dengan anak dan cucunya mendatangi rumah kerabat serta ziarah ke leluhur.
Camat Jogonalan, Sutopo, mengatakan hingga kini proses pembebasan lahan pembangunan jalan tol Solo-Jogja di wilayah Jogonalan berjalan lancar.
“Saya menekankan dan mengingatkan dua hal kepada saudara yang menerima UGR. Kalau sertifikat masih hak bersama, pembagiannya bisa dirembuk baik-baik agar tidak timbul permasalahan dan kerukunan agar tetap terjalin,” jelas dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Solopos
Sebanyak 153 SPPG beroperasi di Klaten melayani 300.100 penerima MBG. Dua dapur disuspend imbas dugaan keracunan siswa.
Discord mulai menerapkan verifikasi usia global. Lebih dari 90% pengguna tak perlu unggah ID, tetapi sejumlah fitur akan dibatasi.
Italia menang 4-1 atas Turki di UEFA Nations League. Pio Esposito mencetak gol sekaligus mengukir catatan sejarah bersama Azzurri.
29 September 2026 diperingati sebagai Hari Sarjana Nasional, Hari Jantung Sedunia, hingga Save the Koala Day. Simak enam momen pentingnya.
Prakiraan cuaca DIY Selasa, 29 September 2026: mayoritas cerah berawan, suhu 22–34°C, kelembapan 44–98 persen. Cek rincian per kecamatan.
Pemkab Kulonprogo merotasi sejumlah pejabat dan mengisi jabatan kosong dengan mengoptimalkan manajemen talent pool ASN.