Ditanya Terkait Cawapres Ganjar, Megawati Irit Bicara
Megawati irit bicara saat ditanya mengenai sosok calon wakil presiden (cawapres) yang akan mendampingi Ganjar Pranowo pada Pilpres 2024.
Komisioner Komnas HAM Mohammad Choirul Anam./Antara
Harianjogja.com, JAKARTA - Komisioner Pemantauan dan Penyelidikan Komnas HAM RI Choirul Anam menegaskan bahwa dugaan penyerangan suporter Arema FC atau Aremania terhadap pemain Persebaya Surabaya saat tragedi Kanjuruhan tidak benar.
Berdasarkan penelusuran Komnas HAM, pihaknya menemukan fakta bahwa suporter Arema tak pernah berusaha menyerang para pemain klub asal Surabaya.
Hal ini juga diakui oleh para pemain Persebaya yang memang tak pernah mengalami penyerangan dari Aremania. "Tidak ada pemain yang mengalami luka, jadi kalau ada informasi yang mengatakan bahwa suporter ke sana mau menyerang pemain. Pemainnya juga bilang bahwa tidak ada penyerangan," kata Anam dalam keterangan resminya dikutip Kamis (6/10/2022).
Dikatakan, bahwa sejumlah suporter yang memaksa masuk ke area lapangan Stadion Kanjuruhan hanya ingin memberi semangat kepada pemain Arema, setelah klub tersebut mengalami kekalahan atas Persebaya.
BACA JUGA: Komnas HAM Beberkan Bukti Gas Air Mata Penyebab Utama Kematian Korban Kanjuruhan
Alih-alih disebabkan oleh suporter yang merangsek masuk ke lapangan, Anam menilai kericuhan itu terjadi karena penembakan gas air mata yang dilakukan oleh aparat kepolisian.
Menurutnya, keputusan aparat kepolisian untuk menembakkan gas air mata di dalam stadion yang membuat suporter panik dan memutuskan untuk keluar dari area lapangan, melalui pintu yang terbilang kecil.
Hal tersebut menyebabkan adanya penumpukan di bagian depan pintu keluar stadion dan membuat suporter mengalami sesak nafas.
"Banyak pihak yang telah memberi keterangan kepada kami bahwa kericuhan terjadi akibat gas air mata. Gas air mata membuat panik, sehingga ada terkonsentrasi di beberapa titik pintu. Itu yang membuat banyak jatuhnya korban dalam tragedi Kanjuruhan."
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis.com
Megawati irit bicara saat ditanya mengenai sosok calon wakil presiden (cawapres) yang akan mendampingi Ganjar Pranowo pada Pilpres 2024.
Wali Kota Solo Respati Ardi mengevaluasi petugas keamanan Stadion Manahan setelah kasus hilangnya sepeda Polygon viral di media sosial.
Polres Jayawijaya mencatat 24 korban tenggelam akibat jembatan gantung Wouma putus di Wamena berhasil dievakuasi tim gabungan.
Polresta Sleman buka suara soal curhatan Shinta Komala yang mengaku jadi korban kriminalisasi terkait dugaan penggelapan iPhone.
Imigrasi Bandara Soekarno-Hatta menunda keberangkatan 89 calon haji nonprosedural yang memakai visa kerja hingga iqama.
Veda Ega Pratama tetap berada di posisi lima besar klasemen Moto3 2026 usai finis kedelapan pada seri Catalunya di Spanyol.