Usai Mundur dari BGN, Nanik Tegaskan MBG Bukan Program Politik
Nanik Deyang mundur dari Kepala BGN karena alasan kesehatan, namun menegaskan tetap mengawal Program Makan Bergizi Gratis.
Pengacara Hotman Paris saat perayaan ulang tahun ke-61, Rabu (20/10/2021)./Instagram @hotmanparisofficial
Harianjogja.com, SOLO - Pengacara kondang Hotman Paris sempat mendapat tawaran untuk menangani kasus Ferdy Sambo. Namun tawaran itu ditolak meski ia diberi bayaran miliaran.
Dirinya diminta untuk menjadi pengacara Ferdy Sambo yang saat itu menjadi tersangka pembunuhan. Hal itu disampaikannya di acara Pagi Pagi Ambyar TransTV, pengacara kondang itu diminta untuk membela salah satu pihak dalam kasus tersebut.
Ia pun mengaku menolak tawaran tersebut karena suatu alasan. "Maaf, untuk kali ini, saya tidak bisa. Ada alasan tertentu yang terutama ada dua kasus viral menyangkut rakyat kecil yang berhasil saya tolong," ucap sang pengacara kondang, dikutip dari kanal YouTube Trans TV Official, Jumat (2/9/2022).
Terbaru dalam podcast Deddy Corbuzier, Hotman Paris membeberkan alasannya menolak tawaran tersebut meski diberi bayaran miliaran.
Baca juga: Pakar Hukum UGM Perkirakan Ferdy Sambo Lakukan Perlawanan
Alasan pertamanya yakni karena dirinya tak direstui keluarga, apabila mengambil kasus tersebut.
“Irjen Pol Sambo melalui tim kuasa hukumnya meminta saya menjadi pengacaranya, saya dengar Ibu Putri Sambo juga maunya Hotman Paris. Jujur sebenarnya sudah saya katakan iya, dan harganya pun sudah disepakati. Tapi sebelum saya katakan iya tiga hari saya tidak bisa tidur. Saat saya katakan itu ke istri, dia langsung ngamuk dan bilang ‘tidak boleh’. Anak saya juga bilang ‘emang Bapak kurang uang’,” ujar Hotman Paris di kanal Youtube Deddy Corbuzier, Rabu (21/9/2022).
Alasan kedua Hotman Paris menolak tawaran tersebut karena dirinya harus bersikap netral. Terlebih karena ia sedang menjalani kontrak untuk salah satu acara televisi.
“Yang kedua kenapa saya menolak, saya kan host di salah satu stasiun televisi kan. Dan kasus itu sering saya bahas, berarti saya kan harus netral. Dan TV-nya pun keberatan. Begitu saya kasih tahu ‘jangan dong’. Ya sudah lah, hilang deh ininya (uang),” lanjut Hotman.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Solopos
Nanik Deyang mundur dari Kepala BGN karena alasan kesehatan, namun menegaskan tetap mengawal Program Makan Bergizi Gratis.
Disperindag Sleman mengawasi depot air minum isi ulang di Prambanan untuk menjamin keamanan produk menjelang musim kemarau.
Yuliantono resmi memimpin Karang Taruna Kota Jogja periode 2026-2031 usai menerima SK dari Pengurus Nasional melalui Wamensos.
Bantul Creative Expo 2026 menargetkan omzet Rp2,367 miliar dan 110.000 pengunjung selama 1-9 Agustus di Stadion Sultan Agung Bantul.
Petani tembakau Temanggung meminta perlindungan DPR terkait rancangan aturan kadar nikotin dan tar yang dinilai berdampak pada usaha mereka.
Pemkab Sleman menggelar sosialisasi antikorupsi untuk memperkuat integritas ASN dan mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih.