Solusi Bangun Indonesia Lanjutkan Transformasi Bisnis
PT Solusi Bangun Indonesia Tbk (“Perseroan”), entitas anak PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG), menyetujui pembagian dividen sebesar Rp329,3 miliar atau 50%
Gubernur Jateng Ganjar Pranowo saat memberikan motivasi dan berdialog dengan mahasiswa Unisula Semarang / Ist
Harianjogja.com, SEMARANG - Ribuan mahasiswa baru Universitas Sultan Agung (Unisula) Semarang tepuk tangan meriah menyambut kedatangan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo di kampusnya, Selasa (6/9/2022). Hari itu, Ganjar berkesempatan memberikan motivasi dan berdialog dengan mahasiswa dari berbagai jurusan.
Suasana berubah riuh tepuk tangan saat orang nomor satu di Jateng itu memasuki aula tempat acara Pekan Ta'aruf Unisula 2022. Seperti biasa, Ganjar menyapa sejumlah mahasiswa sembari berjalan menuju panggung.
"Mahasiswa baru Unisula menarik. Satu memberikan motivasi, dan kedua dialog melihat kekritisan mereka," ujar Ganjar.
Menurutnya, isu kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) memang menarik. Namun, mahasiswa sekarang mampu mengambil pelajaran dari berbagai sikap mahasiswa lain.
"Tapi satu yang saya suka di antara isu BBM yang diperdebatkan dan dipertentangkan kebanyakan ada mahasiswa yang melihat aksi kawan-kawannya. Yang menarik lagi, eh kemarin ada mahasiswa yang naik panggung teriak keras-keras, maaf bahasanya isinya tidak baik. Menurutmu gimana, tidak sopan sih, Pak," lanjutnya.
Namun, Ganjar mengatakan bahwa mahasiswa harus tahu situasi dunia saat ini. Mulai dari kondisi ekonomi, pangan hingga energi secara luas.
"Artinya apa, oke kondisi situasi dunia tidak bagus mahasiswa harus tahu. Kondisi ekonomi tidak bagus mahasiswa harus tahu. Tidak hanya BBM tapi termasuk pangan, termasuk energi dalam arti luas," paparnya.
Sehingga dalam kesempatan itu, politisi berambut putih itu memberikan gambarqn Indonesia ke depan. Hal itu, agar mahasiswa dapat menyiapkan diri menjadi orang yang kreatif dan adaptif.
"Dan kita kasih view Indonesia ke depan seperti apa dan dunia seperti apa. Dan mereka menyiapkan diri agar menjadi mahasiswa kreatif, adaptif dan mereka tidak mengecewakan orangtuanya," jelasnya.
Bagi Ganjar, mahasiswa harus mendapatkan informasi yang cukup dan imun keceedasan yang lengkap. Selain itu juga intelektual, spiritual, serta emosional.
"Maka nilai idelogis pun kita sampaikan kepada mereka di tengah situasi dunia yang seperti ini. Kata Bung Karno bener loh ya, kita mesti berdikari dalam bidang ekonomi termasuk dalam pangan. Maka anak-anak tadi juga menyampaikan kekuatan pangan nasional yang sebenarnya itu bisa jadi lahan garapan agar kita makin mandiri, itu keren," terangnya.
Dalam sesi dialog, Ganjar mengaku terkesan dengan mahasiswa baru bernama Fahrian Fauzi. Mahasiswa baru jurusan Hukum itu dinilai berani memberikan kritik kepada penegah hukum negeri ini.
"Saya juga terkesan satu mahasiswa baru hukum yang menyampaikan ktirik pedasnya pada penegak hukum. Saya kira itu bagian cara mengasah intelektualitas untuk dia bisa berpikir kritis, analitis, sistematis, tapi sopan," imbuh Ganjar.
Ia berharap, Unisula dapat memberikan kesempatan belajar bagi mahasiswa untuk membekali mereka dalam mengambil sikap kelak.
"Bagaimana cara mencegah korupsi ini keren dan mahasiswa sudah terbuka dari sekarang. Saya yakin unisula juga memberikan ruang kepada mahasiswa untuk ekspensif, tidak akan direpresi tapi juga dididik juga antikorupsi," tandasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PT Solusi Bangun Indonesia Tbk (“Perseroan”), entitas anak PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG), menyetujui pembagian dividen sebesar Rp329,3 miliar atau 50%
DPAD DIY mengedukasi masyarakat pentingnya arsip sebagai aset berharga dan bukti hukum melalui kampanye sadar arsip sejak dini.
Jadwal KRL Solo–Jogja 25 Mei 2026 lengkap dari Palur hingga Tugu. Tarif Rp8.000, keberangkatan padat dari pagi hingga malam.
Timnas Iran memindahkan markas ke Meksiko jelang Piala Dunia 2026 demi mengatasi masalah visa dan keamanan.
Kepuasan pelanggan KAI Daop 6 Jogja terus meningkat hingga 4,55 pada 2025. Layanan makin nyaman, aman, dan ramah lingkungan.
BNPB mengimbau masyarakat waspada cuaca ekstrem usai BMKG memprediksi hujan lebat disertai angin kencang di sejumlah wilayah Indonesia.