Bansos BPNT Dituding Jadi Biang Melonjaknya Harga Telur, Begini Kata Mensos

Newswire
Newswire Rabu, 24 Agustus 2022 19:27 WIB
Bansos BPNT Dituding Jadi Biang Melonjaknya Harga Telur, Begini Kata Mensos

Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini./Harian Jogja

Harianjogja.com, JAKARTA — Menteri Sosial, Tri Rismaharini mengklarifikasi soal tudingan pengaruh penyaluran bansos reguler dalam Program Bantuan Pangan Nontunai (BPNT) atau Kartu Sembako terhadap kenaikan harga telur.

Risma menyatakan bahwa penyaluran BPNT senilai Rp200.000 per bulan per keluarga manfaat dalam bentuk uang tunai, bukan telur.

\"Yang jelas saya enggak bantu telur, karena enggak mungkin. Gimana cara baginya orang jutaan jumlahnya, kami bagi pecah sampai sana. Kami bantu uang ya,\" katanya, Rabu (24/8/2022).

BACA JUGA: Pengeroyok Ade Armando Dituntut 2 Tahun Penjara

Keluarga penerima manfaat, kata ia, bisa menggunakan bantuan dana tersebut untuk membeli bahan pangan pokok, termasuk membeli telur.

\"Enggak ada kami menyiapkan [telur]. Bagaimana caranya sekian juta orang kali. Taruh lah satu orang satu kg saja, 10 juta kilo. Bagaimana dengan 18 juta orang?\" katanya.

Sebelumnya, Menteri Perdagangan, Zulkifli Hasan menuding bahwa perilaku afkir dini atau upaya mengurangi produksi indukan yang dilakukan peternak serta program bantuan sosial (bansos) menjadi biang melonjaknya harga telur ayam.

Menurut dia, menjelaskan bahwa afkir dini dilakukan karena sebelumnya harga telur kian turun menjadi Rp25.000 sampai Rp26.000 per kilogram.

Karena harganya yang terlalu rendah, peternak memutuskan melakukan afkir dini dengan memotong ayam petelur guna mengurangi produksi indukan agar tidak bertelur dan menjadi bibit ayam.

Di saat yang sama, Mendag menilai distribusi telur dalam skala besar untuk program bantuan sosial (bansos) menyebabkan permintaan telur ayam meningkat di pasaran dan berdampak pada kenaikan harga.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Antara

Share

Arief Junianto
Arief Junianto Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online