Perokok Wajib Tahu! Ini Cara Rokok Memicu Kanker Mulut
Merokok meningkatkan risiko kanker mulut secara signifikan. Ketahui penyebab, dampak, dan cara menurunkannya menurut dokter.
Sejumlah petugas kepolisian melakukan pengamanan di kawasan Dukuh Atas, Jakarta, Minggu (24/7/2022). Petugas gabungan TNI/Polri, Satuan Polisi Pamong Praja dan Dinas Perhubungan melakukan pengamanan dan pengaturan arus lalu lintas di sekitar kawasan Citayam Fashion Week karena semakin banyak warga yang memenuhi kawasan tersebut./Antara
Harianjogja.com, JAKARTA - Ratusan warga Kecamatan Tanah Abang menolak kegiatan yang menampilkan perilaku menyimpang LGBT di kawasan Stasiun MRT Dukuh Atas atau lokasi "Citayam Fashion Week".
Penolakan tersebut diserukan warga saat pawai obor dalam rangka menyambut Tahun Baru Islam 1444 Hijriah di kawasan Stasiun MRT Dukuh Atas, Jakarta Pusat, Jumat (29/7/2022) malam.
"Semalam kami menyerukan jangan sampai melanggar norma agama, budaya, adat, dan tradisi. Kita tidak melarang kegiatan di sini tapi jangan sampai kebablasan," kata salah seorang tokoh warga di Kecamatan Tanah Abang, Heru Nuryaman saat dikonfirmasi di Jakarta, Sabtu (30/7/2022).
Heru mengatakan, pawai obor warga Tanah Abang melibatkan orangtua, remaja, serta anak-anak. Warga membawa obor serta melantunkan salawat di sepanjang Jalan Tanjung Karang.
Baca juga: Pelaku LGBT & Zina Dijerat Hukum? Mahfud MD Beri Jawaban
Selain itu, warga juga tampak membawa spanduk dan papan tulisan yang berpesan "Selamat Tahun Baru Islam 1444 H, bubarkan LGBT di CFW".
Spanduk yang diusung oleh Rumah Guyub Tanah Abang dengan bertuliskan "Kreativitas yes, LGBT no," terpampang seraya warga berjalan hingga ke lokasi CFW.
Menurut Heru, warga Tanah Abang berupaya memberikan pesan moral kepada remaja khususnya di kawasan Dukuh Atas untuk menjaga norma sosial yang sudah ada.
Warga pun tak melarang adanya kreativitas peragaan busana yang dilakukan, namun jangan sampai menyimpang menjadi pertemuan komunitas LGBT (lesbian, gay, biseksual, transgender). "Jadi kreasi silakan berkreasi. Tapi ini sepertinya sudah menjadi ajang pertemuan LGBT," kata dia.
Kapolsek Metro Tanah Abang Kompol Harris Kurniawan mengatakan menerjunkan 90 petugas gabungan. Penebalan ini, kata Harris karena adanya aktivitas pawai obor yang melintas. "Kita pertebal dari Polsek, Polres hingga Polda Metro Jaya. Selain itu petugas Satpol PP, Sudinhub ikut mengawal kegiatan," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Merokok meningkatkan risiko kanker mulut secara signifikan. Ketahui penyebab, dampak, dan cara menurunkannya menurut dokter.
Kemlu RI mengonfirmasi tujuh WNI tewas akibat kapal tenggelam di Pulau Pangkor, Malaysia. Tujuh korban lainnya masih dicari.
Pemerintah menyiapkan aturan KPR tenor 40 tahun agar cicilan rumah lebih ringan dan akses rumah murah semakin mudah dijangkau masyarakat.
Bahlil Lahadalia mengaku sudah menjelaskan aturan baru harga patokan mineral kepada investor dan Kedubes China di tengah kekhawatiran regulasi tambang.
DPRD DIY menyoroti indikator kinerja daerah yang baru 40 persen meski ekonomi DIY tumbuh dan angka kemiskinan menurun.
Maskapai penerbangan Eropa mulai memangkas penerbangan akibat lonjakan harga bahan bakar jet yang membuat sejumlah rute tidak lagi menguntungkan.