Bripka E Pengasuh Ponpes di Wonogiri Ditahan Kasus Kekerasan Seksual
Bripka E, anggota Polres Wonogiri, ditahan sebagai tersangka dugaan kekerasan seksual berbasis gender online terhadap perempuan 19 tahun.
Ilustrasi. /Freepik
Harianjogja.com, SUKOHARJO — Nasib nahas dialami oleh Sriyanto, warga Dukuh Pendem RT001/RW008, Desa Kedungjambal, Tawangsari, Sukoharjo. Pria berusia 35 tahun itu meninggal dunia dengan luka bakar sepekan setelah dirawat di rumah sakit.
Kapolsek Tawangsari, AKP Daryanta, Kamis (21/7/2022), mengatakan korban sebelumnya dibakar saudaranya yang diduga orang dengan gangguan jiwa atau ODGJ.
“Kejadian pembakaran Kamis [14/7/2022] sekitar pukul 06.05 WIB. [Usai kejadian itu, korban] langsung dibantu masyarakat dibawa ke salah satu rumah sakit di Klaten, akhirnya dirujuk ke RS Sarjito Jogja,” jelas AKP Daryanto, Kamis (21/7/2022).
“Kejadian Kamis [14/7/2022], ini [meninggal] Kamis [21/7/2022]. Korban posisi meninggal di rumah sakit. Belum sempat dirawat di rumah,” jelas AKP Daryanta.
Setelah kejadian pembakaran pada Kamis pekan lalu, Daryanta menambahkan ada pelaporan ke Polsek Tawangsari dengan terlapor Eko Wahyudi, 25.
Laporan itu langsung ditindaklanjuti anggota satuan pelayanan kepolisian (SPK) dengan datang ke tempat kejadian perkara (TKP) untuk membantu mengantar pelaku ke Puskesmas Tawangsari.
“Pada saat itu [kejadian pembakaran] baik korban maupun pelaku belum bisa dimintai keterangan. Pelaku ingatannya seperti itu, dan kena luka bakar juga [jadi harus dirawat]. [Pelaku] sempat mondok juga. Karena pelaku gangguan jiwa, sekarang dirujuk ke Rumah Sakit Jiwa Solo,” jelasnya.
AKP Daryanta mengatakan pelaku dan korban masih memiliki ikatan saudara. Ibu pelaku mengungkapkan pelaku sudah sejak SMP mengalami gangguan jiwa.
Beberapa hari sebelum kejadian pelaku sempat mengeluh pusing. Di hari kejadian pembakaran, pelaku sempat mengetok pintu belakang di pagi hari. Ibunya sempat mengambilkan rokok karena pelaku beralasan membeli rokok. Pada saat diambilkan rokok pelaku menuju ke kamar mandi.
Seketika itu pelaku lalu mengambil bensin yang ditaruh dalam mug. Mengingat ibunya juga berjualan bensin gabung dengan warung kelontong. Saat kembali ke pintu belakang, pelaku lalu menyiramkan bensin ke tubuh korban.
Setelah bensin diguyurkan ke tubuh korban, akhirnya disulut. Pelaku juga terkena percikan bensin hingga dia juga mengalami luka bakar di tangan dan kaki dalam keadaan sadar. Sementara korban mengalami luka bakar di sekujur tubuh.
“Proses selanjutnya nanti kami akan konfirmasi ke kasatreskrim dulu untuk mohon petunjuk. Tetapi kita sudah mengambil langkah-langkah seperti olah TKP dan pemeriksaan saksi, namun berkas sudah siap,” kata Daryanta.
“Pelakunya jelas ada, mestinya dia sebagai tersangka. Namun jika kondisi demikian [diduga ODGJ] harus ada pembuktian juga kalau pelaku gangguan jiwa,” tambah Daryanta.
Dia menambahkan untuk membuktikan hal tersebut, harus ada surat dari ahli yang menerangkan. Daryanta juga menceritakan, pelaku sempat berobat di rumah sakit jiwa namun tidak memiliki kartu kuning. Berdasarkan cerita kedua orang tuanya, pelaku dikabarkan juga sering mengamuk dan sempat ingin gantung diri.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Bripka E, anggota Polres Wonogiri, ditahan sebagai tersangka dugaan kekerasan seksual berbasis gender online terhadap perempuan 19 tahun.
Elon Musk mengaku terlalu jauh terjun ke dunia politik saat memimpin DOGE. Pengakuan itu disampaikan dalam wawancara terbaru bersama The Economist.
WhatsApp Web tidak bisa dibuka, gagal login, atau pesan tidak terkirim? Simak tujuh cara mudah mengatasi WhatsApp Web error agar kembali normal.
Lima wakil Indonesia memulai perjuangan di Taipei Open 2026. Sorotan tertuju pada debut pasangan baru Dejan Ferdinansyah dan Apriyani Rahayu di sektor ganda cam
Agnez Mo perkenalkan pencak silat dan karambit di Reacher Season 4 sebagai promosi budaya Indonesia. Bangga! Simak kisah di balik adegan laga.
28 Juli: Hari Hepatitis Sedunia, Hari Cat Air Sedunia, dan Hari Konservasi Alam. Kenali makna dan ajakan di balik setiap peringatan global ini!