17 Agustus Makin Bermakna dengan Deretan Film Bertema Kemerdekaan Ini
Rekomendasi 8 film kemerdekaan Indonesia yang wajib ditonton saat 17 Agustus, dari Merah Putih hingga Bumi Manusia, penuh nilai perjuangan dan nasionalisme.
Siswa di SMPN 1 Kota Mungkid melaksanakan pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas, Kamis (17/3/2022). - Ist
Harianjogja.com, BOYOLALI — Melandainya kasus Covid-19 di Kabupaten Boyolali, memberikan angin segar dalam dunia pendidikan di Kota Susu.
Melihat kondisi tersebut, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Boyolali merencanakan pembelajaran tatap muka (PTM) 100 persen pada tahun ajaran 2022/2023.
Hal tersebut ditegaskan oleh Kepala Disdikbud Kabupaten Boyolali, Darmanto. Menurutnya, berpedoman pada Surat Keputusan Bersama Nomor 408 Tahun 2022 tentang Panduan Penyelenggaraan Pembelajaran di masa pandemi Covid-19, sebanyak 98 SMP, 581 SD, 550 PAUD dan 150 kelompok bermain sudah dapat melakukan PTM 100 persen.
“Kita memenuhi syarat, tahun pelajaran 2022/2023 itu menyelenggarakan pembelajaran tatap muka 100 persen dan perintah Bupati tindak lanjuti, artinya Bupati sudah menyetujui kita menyelenggarakan PTM 100 persen mulai tahun pelajaran 2022/2023,” ungkap Darmanto dikutip dari Jatengprov, Rabu (6/7/2022).
Keputusan tersebut juga merupakan hasil koordinasi dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Boyolali terkait dengan capaian vaksinasi Covid-19 bagi siswa dan tenaga pendidikan yang juga telah memenuhi syarat PTM 100 persen.
Dalam tahun pelajaran yang akan dimulai pada Senin (11/7/2022), seluruh sekolah di Kabupaten Boyolali akan memulai pembelajaran dengan kurikulum Merdeka atau Merdeka Belajar. Kurikulum ini akan diterapkan ke siswa kelas I dan IV SD, serta kelas VII SMP. Nantinya, indikator dari kurikulum Merdeka yakni kompetensi literasi dan numerasi atau siswa dapat membaca, menulis dan berhitung. Serta, materi yang diberikan ke siswa merupakan materi esensial yang memang betul betul harus diberikan kepada siswa.
“Kata kuncinya bahwa mereka berbudi pekerti luhur bagaimana profil pelajar Pancasila kemudian juga kompetensi dasar, mengelola pendidikan dasar kompetensi literasi dan kompetensi numerasi,” ujarnya.
Sementara itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Boyolali Masruri mengatakan, meski PTM sudah dapat dilakukan secara 100 persen, pihaknya tetap mengimbau kepada siswa dan tenaga pendidik untuk tetap menerapkan protokol kesehatan saat proses belajar mengajar.
“Tetapi diimbau semua sekolahan, di dalam kelas tetap pakai protokol kesehatan pakai masker. Dan rekan-rekan kepala sekolah semuanya dan guru-guru, memberikan contoh kepada murid semuanya harus prokes,” ujar Masruri.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Rekomendasi 8 film kemerdekaan Indonesia yang wajib ditonton saat 17 Agustus, dari Merah Putih hingga Bumi Manusia, penuh nilai perjuangan dan nasionalisme.
Pilur Gunungkidul 2026 digelar 26 September dengan 230 TPS di 31 kalurahan. DPT ditetapkan 24 Agustus.
Gempa M6,2 mengguncang Sulawesi Tengah pada Sabtu malam. BNPB mencatat satu orang meninggal dan dua gedung kantor rusak.
Batik Sembung di Kulonprogo membuat kain batik sepanjang 8,1 meter untuk memperingati HUT ke-81 RI dan menyuarakan pesan persatuan bangsa.
Thailand siapkan overhaul pajak kendaraan setelah Indonesia rayu Toyota pindahkan produksi. Tarif cukai lebih rendah untuk produsen lokal, lebih tinggi untuk CB
Toyota Kijang Innova Zenix HEV masih menjadi mobil hybrid terlaris Juli 2026. Mitsubishi Xforce HEV langsung masuk jajaran 10 besar.