Tiket Candi Borobudur Mahal, Pengamat: Jogja Siap-Siap Sambut Luberan Wisatawan

Herlambang Jati Kusumo
Herlambang Jati Kusumo Senin, 06 Juni 2022 20:47 WIB
Tiket Candi Borobudur Mahal, Pengamat: Jogja Siap-Siap Sambut Luberan Wisatawan

Wisatawan mengunjungi Candi Borobudur di Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, Jumat (14/1/2022). /Harian Jogja-Nina Atmasari

Harianjogja.com, JOGJA--Kenaikan harga tiket masuk Candi Borobudur menjadi Rp750.000 akan berdampak pada angka kunjungan wisatawan domestik. Kondisi inilah yang seharusnya menjadi peluang bagi pariwisata DIY. 

Pengamat Pariwisata UGM, Hendrie Adji Kusworo menilai implikasi kenaikan harga tiket masuk ini lebih berdampak ke wisatawan domestik nonpelajar.

“Sementara untuk pelajar dan wisatawan asing mungkin tidak signifikan. Bisa jadi Jogja akan memperoleh luberan wisatawan di level domestik. Terlebih ada wisata Candi Prambanan, dan Candi lainnya,” ucap Adji, Senin (6/6/2022).

BACA JUGA: Pengamat Menilai Harga Tiket Naik Borobudur Tak Perlu Sampai Rp750.000

Ketua Program Studi S3 Kajian Pariwisata UGM itu juga menilai kebijakan tersebut pada dasarnya baik untuk menjaga kelestarian Candi Borobudur.

Kenaikan harga tersebut menjadi visitor management. Menurut Adji, kunjungan yang ada saat ini memang cukup besar, dan mengancam kelestarian dari Candi Borobudur.

Terkait dengan biaya Rp750.000 untuk wisatawan domestik naik di Borobudur, seharusnya menurut Adji sudah melalui riset, salah satunya kemampuan masyarakat.

“Untuk pelajar memang harus ada privilege khusus, karena mereka kepentingannya untuk edukasi. Itu wujud keberpihakan negara kepada warga negaranya, memfasilitasi warganya untuk belajar. Satu hal penting juga nantinya perlu dilihat dampaknya seperti apa dengan kenaikan ini,” kata Adji.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Arief Junianto
Arief Junianto Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online