Setahun, 15-20 Orang Tenggelam di Sungai Aare Swiss

Setyo Aji Harjanto
Setyo Aji Harjanto Sabtu, 28 Mei 2022 18:27 WIB
Setahun, 15-20 Orang Tenggelam di Sungai Aare Swiss

Sungai Aare di Swiss menjadi topik hangat yang diperbincangkan masyarakat Indonesia sejak kabar anak sulung Ridwan Kamil, Emmeril Khan Mumtadz menghilang terbawa arus sungai tersebut./Istimewa

Harianjogja.com, JAKARTA - Duta Besar RI untuk Swiss Muliaman Hadad mengatakan bahwa setiap tahun ada 15 hingga 20 kasus orang terseret arus atau tenggelam di Sungai Aare, Bern, Swiss.

Diketahui, anak Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, Emmeril Khan Mumtadz alias Eril hilang di Sungai Aare, Bern Swiss pada Kamis (26/5/2022) waktu setempat.

"Dari mereka kami peroleh informasi setiap tahun kejadian serupa kira-kira terjadi 15-20 kasus setiap tahun," kata Muliaman dalam jumpa pers, Sabtu (28/5/2022).

Menurut dia, kasus serupa cukup banyak karena Sungai Aare merupakan tempat orang berenang. Dia juga menyebut bahwa banyak peringatan dan rambu-rambu di Sungai Aare yang disebar oleh pemerintah daerah setempat. Selain itu, ada website dari pemerintah lokal terkait Sungai Aare.

Baca juga: Putra Ridwan Kamil Hilang Terseret Arus Sungai di Swis, Ini Kronologinya

BACA JUGA

"Setiap saat kita juga bisa mengecek website pemerintah lokal, soal informasi sungai yang juga sering menjadi acuan masyarakat, berapa suhu air hari ini, pemerintah sudah sampaikan data tersebut, termasuk data soal arus," kata Muliaman.

Seperti diketahui, Emmeril hilang saat berenang di Sungai Aaree, Swiss, pada saat arus sungai deras.

Saat peristiwa terjadi, Ridwan Kamil sedang melakukan perjalanan dinas di Inggris bersama delegasi Pemprov Jabar. Sementara, istri dan kedua anaknya berada di Swiss untuk mencari sekolah jenjang S2 bagi Eril.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : bisnis.com

Share

Bernadheta Dian Saraswati
Bernadheta Dian Saraswati Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online