New York Dukung Jakarta Terbitkan Obligasi Rp5,6 Triliun
New York mendukung rencana Jakarta menerbitkan obligasi daerah Rp5,6 triliun pada 2027 untuk membiayai pembangunan infrastruktur.
Tenggelam - Ilustrasi/Freepik
Harianjogja.com, NGAWI—Nasib tragis menimpa dua bocah di Desa Ngale, Kecamatan Paron, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, Sabtu (21/2/2026) sore. Keduanya ditemukan meninggal dunia di aliran sungai desa setempat setelah sempat dicari keluarga dan warga selama beberapa jam.
Korban berinisial A (4) dan M (5) diketahui tinggal berdekatan dan sama-sama warga Desa Ngale. Keduanya sebelumnya bermain mobil-mobilan, namun tak kunjung pulang sehingga memicu kekhawatiran keluarga.
Kapolsek Paron AKP Muh. Nur Haris menjelaskan, kecurigaan keluarga bermula ketika kedua anak tersebut tidak kembali ke rumah hingga sore hari. Saat dilakukan pencarian, mobil mainan serta sandal milik korban ditemukan di tepi sungai desa setempat.
“Begitu ada laporan dari masyarakat, anggota Polsek Paron bersama tim dari Polres Ngawi, Inafis, tenaga kesehatan, dan perangkat desa langsung mendatangi lokasi kejadian untuk proses visum luar,” ujarnya.
Ia menerangkan, kedua bocah tersebut diduga tercebur ke sungai kecil yang merupakan anak Sungai Ngale dengan kedalaman setinggi dada orang dewasa. Kondisi tersebut membuat korban tenggelam dan tidak sempat menyelamatkan diri.
Dalam proses evakuasi, kedua korban ditemukan di aliran sungai yang sama, tetapi berjarak sekitar 100 hingga 200 meter.
“Korban ditemukan di dua titik berbeda, tetapi masih satu aliran sungai. Keduanya sudah dalam kondisi meninggal dunia saat ditemukan,” jelasnya.
Berdasarkan hasil visum luar, polisi tidak menemukan tanda-tanda kekerasan maupun unsur kesengajaan dalam peristiwa tersebut. Jenazah kedua bocah kemudian diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan.
Keluarga menerima kejadian itu sebagai musibah dan tidak mengajukan permohonan autopsi. Polisi pun menegaskan tidak terdapat unsur tindak pidana dalam insiden tersebut.
“Dari hasil pemeriksaan di tempat kejadian perkara, peristiwa ini murni kecelakaan. Tidak ada unsur tindak pidana,” tegasnya.
Pihak kepolisian mengimbau para orang tua agar meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak, terutama saat bermain di sekitar sungai atau lokasi lain yang berpotensi membahayakan, guna mencegah kejadian serupa terulang kembali.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
New York mendukung rencana Jakarta menerbitkan obligasi daerah Rp5,6 triliun pada 2027 untuk membiayai pembangunan infrastruktur.
Kaspersky menemukan situs palsu yang menawarkan iPhone 18 dengan harga fiktif. Pengguna diminta waspada sebelum memasukkan data pribadi.
Ratusan peserta membersihkan Pantai Baru Bantul. Gerindra mendorong kebersihan menjadi budaya untuk mendukung pariwisata dan ekonomi hijau.
Asah Kreativitas Anak Sejak Dini, Alfamart dan Johnson’s Gelar Lomba Mewarnai di Graha Bung Karno Klaten
Polres Wonosobo menggelar patroli skala besar pada malam libur untuk mengantisipasi balap liar dan berbagai potensi gangguan kamtibmas.
Penempatan manajer KopDes Merah Putih mempertimbangkan kesiapan titik, kuota, kapasitas wilayah, domisili, dan kebutuhan nasional.