RUU Pemilu: Dasco Tegaskan Parliamentary Threshold Belum Jadi Kesepakatan Final
Dasco menyebut ketum parpol belum menentukan parliamentary threshold dalam RUU Pemilu. Gerindra sebelumnya menyatakan setuju PT 5%.
Citra Kirana dan Rezky Aditya di Italia (youtube,com/Ciky Citra Rezky)
Harianjogja.com, JAKARTA-Citra Kirana menanggapi hasil putusan Pengadilan Tinggi Banten yang menyatakan bahwa Rezky Aditya adalah ayah biologis anak Wenny Ariani. Dia menjelaskan apabila pernyataan tersebut benar adanya, Citra Kirana tidak akan menceraikan Rezky Aditya.
Dan kalau pun memang kalau pun nanti hasilnya suami saya terbukti atau tidak menjadi ayah biologis dari ananda Naira, itu tidak akan mengubah keadaan rumah tangga saya," kata Citra Kirana di akun YouTube Ciky Citra Rezky yang diunggah pada Jumat (27/5/2022).
Dia juga siap menerima anak Rezky Aditya dengan ikhlas dan tabah.
"Saya insya Allah siap menerima takdir saya secara lapang dada," ujarnya.
Baca juga: Putra Ridwan Kamil Hilang Terseret Arus Sungai di Swis, Ini Kronologinya
Pemain Tukang Bubur Naik Haji ini merasa ini semua sudah takdir Tuhan untuk dirinya. Sehingga, dia tidak akan mengeluh ataupun kecewa.
"Saya yakin ini adalah keputusan yang Allah berikan kepada saya," tuturnya.
Ke depannya, Citra Kirana menyebut semoga permasalahan Rezky Aditya dan Wenny Ariani bisa segera selesai dengan baik.
"Jadi harapan saya sekarang, semoga masalah ini cepat selesai dengan baik sebagaimana mestinya. Saya bisa melanjutkan hidup saya dengan suami dan anak kami dengan tenang tanpa keributan," ucap Citra Kirana.
Seperti diketahui, putusan Pengadilan Tinggi Banten dikeluarkan tanpa adanya tes DNA antara Rezky Aditya dan anak Wenny Ariani.
Kini, Rezky Aditya berjanji akan menjalani tes DNA untuk membuktikan apakah anak tersebut adalah putri kandungnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : suara.com
Dasco menyebut ketum parpol belum menentukan parliamentary threshold dalam RUU Pemilu. Gerindra sebelumnya menyatakan setuju PT 5%.
Pembangunan rusun ASN Sleman belum terealisasi akibat kendala pengadaan tanah. Pemkab Sleman kaji opsi penggunaan tanah kas desa (TKD).
PB PDGI menyebut 95% masyarakat Indonesia rutin sikat gigi, namun kurang dari 3% yang melakukannya di waktu tepat: setelah sarapan dan sebelum tidur.
Ahmad Sahroni mendesak Korlantas Polri evaluasi ujian SIM dan usut sindikat SIM palsu usai Polres Siak menangkap delapan tersangka.
Ketum Golkar Bahlil Lahadalia sebut kasus korupsi Fahd El Fouz sebagai musibah. Doli Kurnia sebut perbuatan Fahd jadi bahan evaluasi kaderisasi.
Balai Diklat Keuangan (BDK) Yogyakarta menyiapkan berbagai program pembelajaran dan pengembangan kompetensi yang menyasar aparatur pemerintah