Pemberdayaan Masyarakat dan Semangat Pembangunan Indonesia
Pemberdayaan masyarakat menjadi strategi penting transformasi ekonomi menuju Indonesia Emas 2045 melalui kolaborasi dan pendampingan berkelanjutan.
Partikel virus cacar monyet atau monkeypox./Istimewa
Harianjogja.com, JAKARTA – Penyakit cacar monyet (Monkeypox) belakangan kian meluas penyebarannya di Eropa dan Amerika Serikat. Setidaknya 12 Negara telah melaporkan temuan kasus cacar monyet mulai menyerang warganya.
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) juga telah mengadakan pertemuan darurat pada Jumat (20/5/2022) guna membahas wabah cacar monyet yang belakangan kian meluas. Dilaporkan setidaknya sudah terdapat lebih dari 100 kasus Monkeypox yang diduga terjadi di Eropa, AS, bahkan Australia.
Berbeda dengan Covid-19, cacar monyet ini bukanlah wabah baru. Cacar monyet atau Monkeypox berasal dari virus zoonosis (virus yang ditularkan ke manusia dari hewan).
Cacar monyet pertama kali ditemukan pada 1958 yang ditemukan menjangkiti seekor monyet yang dipelihara di laboratorium.
Pada saat itu, dua monyet di Laboratorium yang dipelihara untuk kepentingan penelitian mengidap penyakit yang nampak seperti cacar. Itulah mengapa wabah ini dinamakan dengan cacar monyet (Monkeypox).
Karena banyak menjangkiti hewan, cacar monyet kian merebak di beberapa negara yang dekat dan beririsan dengan daerah hutan hujan tropis seperti Afrika Tengah dan Barat.
Kasus cacar monyet pertama pada manusia diketahui terjadi pada 1970 di republik Demokratik Kongo dan disusul oleh 11 negara di Afrika lainnya. Cacar monyet juga pernah menghebohkan dunia pada 2007. Kala itu, penyakit ini mewabah hebat di Nigeria.
Pada 2022, cacar monyet dilaporkan mulai mewabah di luar negara endemi dan ditemukan di beberapa negara Eropa. Tepatnya 7 Mei 2022 kasus cacar monyet di Eropa pertama kali terjadi di Inggris, dan diduga terjadi pada seseorang yang baru saja tiba dari Nigeria.
Sementara Amerika Serikat, kasus cacar monyet pertama kali terjadi pada seorang pria yang dilaporkan sempat melakukan perjalanan ke Kanada sebelum terinfeksi.
Tak hanya mewabah di Inggris dan Amerika Serikat, penyakit ini juga dilaporkan telah mewabah di beberapa negara lainnya. Diantaranya Australia yang pertama kali dilaporkan pada Jumat (20/5/2022), Spanyol, Italia, Kanada, Portugal, Swedia, Prancis, Jerman, Belgia, dan Swiss.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis.com
Pemberdayaan masyarakat menjadi strategi penting transformasi ekonomi menuju Indonesia Emas 2045 melalui kolaborasi dan pendampingan berkelanjutan.
Bapeten memastikan gempa NTT tidak memicu kenaikan paparan radiasi. Sebanyak 14 fasilitas radiasi berada di 8 kabupaten terdampak.
China mengonfirmasi sejumlah warganya luka akibat gempa M7,7 NTT. Pemerintah China mengaktifkan bantuan konsuler bagi korban terdampak.
Myanmar mengakui 308.975 pengungsi Rohingya di Bangladesh sebagai mantan penduduk Rakhine dan siap menerima mereka saat kondisi aman.
BNPB mencatat 54 orang meninggal akibat gempa M7,7 di Flores, NTT. Pendataan kerusakan dan korban luka masih terus dilakukan.
Kopdes Merah Putih ditargetkan mulai beroperasi bertahap pada September 2026. Jumlahnya berpotensi melampaui 10.000 unit.