Jelang Tenggat Pengosongan Lahan Pulau Rempang, Pemerintah Diminta Tepati Janji
Masa pendaftaran relokasi warga Pulau Rempang tahap pertama akan berakhir tiga hari lagi, tepatnya pada Kamis (28/9/2023).
Juru Bicara pemerintah untuk penanganan Covid-19 Achmad Yurianto. JIBI/Bisnis-Nancy Junita
Harianjogja.com, JAKARTA – Mantan Menteri Kesehatan, Terawan Agus Putranto, menyampaikan rasa duka yang dalam atas meninggalnya eks Juru Bicara (Jubir) Pemerintah untuk Penanganan Covid-19, Achmad Yurianto.
“Saya turut berbela sungkawa. Saya bersaksi beliau orang baik. Saya juga berterimakasih almarhum telah membantu negara dalam mengedukasi serta memberikan infomasi kepada masyarakat di masa awal pandemi Covid-19,” kata Terawan, Sabtu (21/5/2022) dalam keterangan tertulisnya.
Achmad Yurianto meninggal dunia Sabtu (21/5/2022) malam, pukul 18.58 WIB, di Malang, Jawa Timur. Dia dikenal publik pada tahun 2020 sebagai Juru Bicara (Jubir) Pemerintah untuk Penanganan Covid-19.
Ketika itu pria kelahiran 11 Maret 1962 sering muncul televisi memberi informasi seputar perkembangan Covid-19.
Terawan menyebut Achmad Yurianto adalah prajurit TNI yang gigih dan pantas diteladani.
BACA JUGA: Empat Motor Kecelakaan Beruntun di Patuk, Enam Pengendara Luka-Luka, Satu Korban Meninggal Dunia
“Almarhum juga menjadi teman diskusi saya di Kemenkes,” ujarnya.
Achmad Yurianto pernah menjabat sebagai Kepala Sub Direktorat Dukungan Kesehatan dan Operasi Pusat Kesehatan TNI dari tahun 2011 sampai 2016. Dia pensiun dari ketentaraan dengan pangkat kolonel.
Dia juga pernah menjabat sebagai Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kemenkes pada tahun 2020, ketika Terawan menjadi Menteri kesehatan.
Selepas menjabat sebagai Jubir Pemerintah untuk Penanganan Covid-19, Achmad Yurianto menjadi Staf Ahli Menkes Bidang Teknologi Kesehatan dan Globalisasi dan Ketua Dewan Pengawas BPJS Kesehatan.
“Semoga beliau mendapat tempat terbaik disisiNya, dan keluarga yang ditinggalkan di beri ketabahan,” kata Terawan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis.com
Masa pendaftaran relokasi warga Pulau Rempang tahap pertama akan berakhir tiga hari lagi, tepatnya pada Kamis (28/9/2023).
Pengurusan SKKH di Sleman masih sepi jelang Iduladha 2026. DP3 tingkatkan pengawasan karena ancaman PMK masih ada.
Lima WNI ditahan Israel saat misi kemanusiaan ke Gaza. Pemerintah RI mendesak pembebasan dan perlindungan.
UMKM di RTP Bulak Tabak Kulonprogo mengeluh sepi pembeli saat musim haji 2026, dampak ekonomi dari embarkasi belum terasa.
Polda DIY lakukan asistensi kasus Shinta Komala di Sleman. Dua perkara diusut, polisi pastikan penanganan sesuai SOP.
DPRD DIY memastikan tidak ada pemberhentian guru non-ASN. Penugasan diperpanjang hingga 2026, kesejahteraan tetap dijaga.