Dugaan Kekerasan di SMPN 18 Malang, 8 Pelajar Diperiksa
Polresta Malang Kota memeriksa delapan pelajar SMPN 18 yang diduga menjadi korban kekerasan mantan kepala sekolah berinisial MAH.
Zulkifli Hasan. /Antara- Dhemas Reviyanto
Harianjogja.com, JAKARTA—Meski aksinya memanggul beras di lokasi bencana menuai kritik, Menko Pangan Zulkifli Hasan menegaskan fokusnya bukan pada hujatan, melainkan memastikan bantuan pangan segera tiba di wilayah terdampak banjir di Aceh, Sumbar, dan Sumut.
Ia mengajak masyarakat tidak terjebak pada perdebatan di media sosial. Zulhas meminta publik menahan emosi dan memperbanyak kontribusi nyata agar kebutuhan dasar warga yang sedang kesulitan dapat terpenuhi dengan cepat dan merata.
Zulhas juga mengungkapkan bahwa rutinitasnya berbagi telah ia jalani sejak kecil berdasarkan ajaran keluarga dan nilai keislaman. Ia percaya tindakan memberi adalah bentuk ibadah, dan kritik publik bukan alasan untuk berhenti membantu sesama.
"Apa saja mau ngatain saya enggak ada masalah, saya maafkan. Tapi bantulah saudara-saudara kita yang ada di Aceh, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara," kata Zulhas dalam kegiatan Bisnis Indonesia Group Conference, di Jakarta, Senin.
Dia menyampaikan hal itu, menanggapi dirinya yang menjadi perbincangan di media sosial ketika memanggul beras saat kunjungan di lokasi bencana banjir Sumatera Barat pada 30 November 2025. Video aksi panggul beras diunggah di akun instagram pribadinya, aksi itu pun menjadi sorotan publik.
Atas hal itu, ia mengajak seluruh pihak menahan emosi dan kritik berlebihan serta lebih memilih bergotong royong membantu saudara-saudara terdampak bencana alam yang tengah menghadapi masa sulit bersama.
Ia menekankan sekecil apa pun bantuan sangat berarti, karena satu rupiah maupun satu karung beras bisa membantu pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat yang kehilangan sumber penghidupan akibat bencana alam.
"Yang paling penting saya mengajak Bapak-Ibu ayo, kita jangan marah-marah, jangan cuma emosi. Mari kita bantu saudara-saudara kita yang ada di Aceh, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara. Satu rupiah pun penting bagi mereka, satu karung beras pun penting. Mudah-mudahan itu bisa meringankan beban mereka," katanya pula.
Bahkan Zulhas mengaku akibat video aksi memanggul beras tersebut, dirinya justru menjadi candaan warga yang ditemuinya ketika sedang berolahraga di wilayah Jakarta.
"Saya lagi jalan kemarin olahraga di Jalan Sudirman. Ada yang lirik-lirik tapi enggak ngomong gitu ya. "Wah Pak Zul." Ada yang gitu. Ada ibu-ibu dua. "Pak Zul, berasnya mana? Enggak gotong beras?" katanya. Ini saya bilang "Saya lagi olahraga karena kecapean gotong beras", ketawa semua," ujar Zulhas lagi.
Ia mengaku kebiasaan berbagi telah diajarkan sejak kecil oleh orang tuanya almarhumah sang ibu serta nilai keislaman yang menekankan pentingnya memberi dalam kondisi senang maupun susah.
Menurut Zulhas ajaran itu terus ia praktikkan hingga kini dengan menjadikan memberi sebagai kebiasaan harian tanpa menghitung jumlah, karena baginya keikhlasan jauh lebih penting dari penilaian publik.
"Jadi saya diperintah ibu saya almarhumah. Tiap hari harus memberikan bantuan. Karena dalam Islam itu ayatnya jelas. Orang baik itu, kata guru ngaji saya, Al Quran, itu orang yang berguna dan memberi dia senang ataupun susah," ujarnya pula.
Ia mengaku pernah dihujat karena kebiasaan berbagi, namun memilih memaafkan semua kritik karena keyakinannya bahwa membantu sesama adalah bentuk ibadah dan tanggung jawab moral sebagai manusia.
"Saya mulai enam tahun, tujuh tahun sudah biasa berbagi gitu. Setiap ke daerah tanya teman-teman saya, saya memang bagi beras. Biasa saya gotong beras, tuh biasa, bisa 5 kilogram. Saya biasa tuh, saya bagi gitu. Biasa," katanya.
Zulhas menegaskan gotong royong dan empati harus terus dirawat, agar bangsa Indonesia mampu bangkit bersama menghadapi bencana serta memastikan tidak ada saudara yang merasa sendirian menghadapi cobaan berat.
"Tapi mungkin buat yang lain aneh, ya enggak apa-apa, saya juga maafkan," kata Zulhas
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Polresta Malang Kota memeriksa delapan pelajar SMPN 18 yang diduga menjadi korban kekerasan mantan kepala sekolah berinisial MAH.
Timnas Indonesia menghadapi Malaysia pada laga kedua Grup A FIFA ASEAN Cup 2026. Kedua tim sama-sama mengoleksi tiga poin.
Jorge Jesus menjelaskan alasan Cristiano Ronaldo tidak dimainkan saat Portugal menang 2-1 atas Norwegia di UEFA Nations League.
Cas HP sampai 80 persen disebut bisa memperpanjang usia baterai. Namun, produsen HP punya penjelasan berbeda soal kesehatan baterai.
Dakota Johnson mengungkap pengalaman bekerja bersama Taylor Swift dalam video klip Patient Zero yang dirilis akhir September 2026.
Belanda menang 2-1 atas Serbia di UEFA Nations League 2026/2027. Mexx Meerdink mencetak dua gol dan membawa kemenangan pertama era Xavi Hernandez.