Bahlil Siapkan Skema Dana Bioetanol, E10 Dimulai pada 2027
Pemerintah menyiapkan skema pendanaan bioetanol untuk mendukung penerapan E10 pada 2027 tanpa membebani konsumen dan tetap menguntungkan petani.
Wakil Ketua Komisi III DPR RI, Ahmad Sahroni./Antara
Harianjogja.com, JAKARTA - Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni mengatakan bahwa dirinya mengendus adanya dugaan modus pemerasan yang dilakukan oleh pegiat media sosial Adam Deni kepada dirinya.
Hal itu diungkapkan pria yang akrab disapa Crazy Rich Tanjung Prio saat menjadi bintang tamu di Podcast Deddy Corbuzier. Ahmad Sahroni menduga Adam Deni bakal melancarkan modus pemerasan dengan menyebar invoice transaksi miliknya ke media soial.
Aksi Adam Deni menjadi sorotan setelah dirinya mengunggah dokumen pribadi milik Ahmad Sahroni ke media sosial. Dokumen yang disebarluaskan tanpa izin itu terkait pembelian sepeda yang sempat dibeli Ahmad Sahroni kepada seorang perempuan bernama Olsen atau Ni Made Dwita Anggari.
"Jadi data yang disajikan di Instagram Adam Deni adalah data dari perempuan itu [Olsen]. Transaksinya benar beli sepeda," jelas Ahmad Sahroni saat menghadiri Podcast Deddy Corbuzier pada Senin (7/3/2022).
Aksi yang dilakukan oleh Ahmad Deni tersebut ditengarai merupakan salah satu modus yang digunakan untuk memeras Crazy Rich asal Tanjung Priok tersebut.
"Pokoknya perempuan itu [Olsen] menyuruh Adam Deni untuk memperkarakan dan nakut-nakutin gue melalui media sosial. Diduga mau meres" tambah Ahmad Sahroni.
BACA JUGA: 6.000 Liter Minyak Goreng Murah Digelontorkan ke 2 Pasar di Jogja, Ini Lokasinya
Untuk meredam rasa penasaran publik, Ahmad Sahroni dalam akun instagram pribadinya (@ahmadsahroni88) juga membagikan kronologi perseteruan yang menyeret namanya dengan Adam Deni pada Senin, (7/3/2022)
Dirinya menjelaskan bahwa sebenarnya Olsen adalah seorang penjual sepeda online. Tak hanya sepeda, Olsen juga kerap menjajakan barang dari merek-merek ternama.
Namun, suatu ketika Olsen membeberkan data pribadi transaksi pembelian sepeda yang dilakukan oleh Ahmad Sahroni kepada Adam Deni.
"Saya gak paham maksud mereka menghujat saya sedemikian rupa sampai urusan pribadi saya dia posting terus menerus tanpa dasar kebenaran yang jelas" imbuh Sahroni.
Kini, Bareskrim Polri telah melakukan penahanan terhadap Ahmad Deni dengan landasan laporan polisi nomor LP/B/0040/I/2022/SPKT/Direktorat Tindak Pidana Siber yang sebelumnya telah dibuat pada 27 Januari 2022 oleh seseorang bernama SYD.
Usai penangkapan, video Ahmad Deni sempat santer beredar di dunia maya. Video yang diambil dibalik jeruji besi tersebut berisikan pernyataan penyesalan dan permintaan maaf kepada Ahmad Sahroni.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis.com
Pemerintah menyiapkan skema pendanaan bioetanol untuk mendukung penerapan E10 pada 2027 tanpa membebani konsumen dan tetap menguntungkan petani.
Prancis resmi melegalkan assisted dying bagi pasien dewasa dengan penyakit terminal setelah mendapat persetujuan Mahkamah Konstitusi. Simak syarat dan aturannya
Penghasilan dari usaha kos tetap dikenai pajak, tetapi tidak masuk skema PPh final 10 persen seperti rumah kontrakan. Simak aturan, tarif, dan batas omzet terba
Ibu hamil keluar malam pada dasarnya tidak dilarang, tapi ada 10 risiko yang perlu diwaspadai: kelelahan, gangguan tidur, hingga dehidrasi. Simak panduan amanny
Zulhas memastikan bangunan Kopdes Merah Putih yang tidak sesuai lokasi akan ditertibkan sebelum beroperasi pada September 2026.
India resmi mundur dari FIFA ASEAN Cup 2026. Bangladesh, Yordania, Suriah, Kirgistan, Lebanon, hingga Sri Lanka disebut sebagai kandidat pengganti di Grup A ber