Bahlil Siapkan Skema Dana Bioetanol, E10 Dimulai pada 2027
Pemerintah menyiapkan skema pendanaan bioetanol untuk mendukung penerapan E10 pada 2027 tanpa membebani konsumen dan tetap menguntungkan petani.
Direktur Utama Persis Solo, Kaesang Pangarep saat keluar dari ruangan Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka, Senin (24/5/2021). /Suara.com
Harianjogja.com, SOLO--Anak Presiden Jokowi, Gibran Rakabuming Raka meminta para pendukungnya tidak melaporkan balik Ubedilah Badrun.
Dosen Universitas Negeri Jakarta (UNJ) Ubedilah Badrun melaporkan dugaan kasus korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN) yang melibatkan Gibran Rakabuming Raka dan Kaesang Pangerep.
Ubedilah mengklaim pelaporan ke KPK itu sudah disusun berdasarkan analisis, rasionalitas, dan data valid. Sementara, Pengacara ketua umum sukarelawan Jokowi Mania (Joman), Immanuel Ebenezer, Bambang Sri Pujo, berencana melaporkan Ubedilah ke Polda Metro Jaya karena dinilai menyebarkan kabar bohong terkait laporannya ke KPK soal kasus dugaan korupsi dua anak Presiden Joko Widodo itu.
Ditemui di sela meninjau vaksinasi booster di RSUD Ibu Fatmawati, Ngipang, Gibran Rakabuming Raka, yang juga Wali Kota Solo itu menyarankan sukarelawan Joman mengurungkan niatnya melaporkan Ubedilah Badrun.
BACA JUGA: Penendang Sesajen Ditangkap di Perempatan Ketandan Bantul, Begini Kesaksian Warga
Dia menilai langkah tersebut justru akan memperkeruh suasana. Ia menyebut tudingan korupsi dan pencucian uang yang dialamatkan kepadanya dan Kaesang sebaiknya dibiarkan berlalu. “Rasah [tidak usah] lah. Tekne wae lak bosen [dibiarkan saja lama-lama juga bosan]. Beritanya juga sudah sepi kok," ujarnya. Suami Selvi Ananda itu yakin tudingan Ubedilah tidak akan berbuntut panjang. Ia memastikan Dosen UNJ itu tidak memiliki bukti yang cukup.
"Enggak ada buktinya. Lapor kok enggak ada buktinya," kata dia, lagi. Gibran Rakabuming sendiri tidak berencana melaporkan Ubedilah ke polisi. Ia merasa yakin tidak melakukan kesalahan seperti yang dituduhkan mantan aktivis 1998 itu. “Enggak usah [lapor] lah. Fokus kerja saja. Saya tidak merasa tercemar kok. Kalau saya nyolong [mencuri], itu baru tercemar. Saya tidak nyolong [mencuri] kok,” tutupnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Solopos.com
Pemerintah menyiapkan skema pendanaan bioetanol untuk mendukung penerapan E10 pada 2027 tanpa membebani konsumen dan tetap menguntungkan petani.
Prabowo resmi umumkan proyek Giant Sea Wall sepanjang 575 km dari Banten-Gresik. Butuh waktu 15-20 tahun, lindungi 50 juta warga. Indonesia belajar dari Belanda
Elkan Baggott resmi masuk skuad Millwall untuk Championship 2026/2027. Bek Timnas Indonesia akan mengenakan nomor punggung 12 usai direkrut dari Ipswich Town.
CEO Aprilia Racing Massimo Rivola menegaskan Marc Marquez dan Ducati masih menjadi ancaman besar dalam perebutan gelar MotoGP 2026 meski Jorge Martin memimpin k
Media Vietnam Soha menyoroti kemerosotan karier pemain naturalisasi Timnas Indonesia usai meninggalkan Eropa. Sandy Walsh, Ragnar Oratmangoen, hingga Marselino
Pameran Fotografi Rana Budaya #4 bertajuk FYP (For Your People) di TBY, Kota Jogja, yang telah dibuka pada Jumat (14/8/2026) sore hingga 23 Agustus mendatang