Panas Bumi Ungaran Dikembangkan, PLN Siapkan PLTP 55 MW
PLN mendapat penugasan mengembangkan WKP Ungaran hingga 55 MW. Proyek masih dalam tahap studi dengan kajian lingkungan dan sosial.
Foto ilustrasi: Petugas tenaga kesehatan beraktivitas di Rumah Sakit Darurat COVID-19 Wisma Atlet Kemayoran di Jakarta, Minggu (15/11/2020). /ANTARA FOTO-Galih Pradipta
Harianjogja.com, JAKARTA--Niat dua anggota TNI yang hendak berkenalan dengan seorang mahasiswi malah berujung sanksi dari satuannya.
Gara-gara pengin kenalan, dua anggota TNI menulis nomor telepon pribadi di paspor mahasiswi cantik yang tengah karantina di RSDC Wisma Atlet Pademangan. Kodam Jaya mengambil silap tegas dengan membebastugaskan kedua oknum prajurit itu.
Keduanya dikembalikan ke satuannya. "Sejak Senin (20/12/2021) keduanya sudah dicopot dari tugasnya di Satgas Wisma Atlet Pademangan dan dikembalikan ke satuannya untuk diberikan sanksi hukuman," ucap Kapendam Jaya Letkol Cpm Dwi Indra Wirawan di Jakarta, Sabtu (25/12/2021).
Kapendam menuturkan, keduanya dan korban telah bersepakat untuk menyelesaikan masalah dengan kekeluargaan.
Menurut dia, korban juga telah menerima uang pengganti untuk mengganti paspor yang rusak. "Saat mediasi oknum minta maaf dan mau bayar ganti rugi. Korban sudah menerima uang penggantiannya buat paspor yang baru," katanya.
Kendati demikian, Indra tak mendetailkan satuan mana yang menjadi tempat dua oknum tersebut bertugas. Dari hasil pemeriksaan, kedua pelaku mengaku menuliskan nomor telepon pribadi untuk sekadar berkenalan. "Pengakuan oknum itu melakukan pencoretan karena ingin berkenalan dengan korban, jadi ditulis nomor HP-nya di paspor supaya dihubungi balik," tuturnya.
Artikel ini telah tayang di Inews.id berjudul "Pengen Kenalan dengan Mahasiswa Cantik, 2 Oknum Prajurit TNI Tulis Nomor Telepon di Paspor
Artikel ini telah tayang di yogya.inews.id dengan judul "Pengen Kenalan dengan Mahasiswa Cantik, 2 Oknum Prajurit TNI Tulis Nomor Telepon di Paspor".
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : iNews.id
PLN mendapat penugasan mengembangkan WKP Ungaran hingga 55 MW. Proyek masih dalam tahap studi dengan kajian lingkungan dan sosial.
Jalur pendakian Torean dan Senaru Gunung Rinjani masih ditutup sementara setelah kebakaran berdampak pada 1.098,75 hektare kawasan.
Dugaan politik uang Pilur Panggungharjo belum dapat disimpulkan. Bawaslu Bantul meminta penanganan mengacu regulasi Pilur.
LPS mempertahankan bunga penjaminan hingga Januari 2027. Simpanan rupiah bank umum tetap 3,75%, BPR 6,25%, dan valas 2%.
DPR dan Kemenimipas sepakat membongkar fasilitas “apartemen” Lapas Cibinong setelah seluruh barang bukti didokumentasikan dan diamankan.
Aturan wajib halal pakaian jadi segera berlaku. IKM maklon khawatir terbebani sertifikasi, sementara industri hulu tekstil mengaku siap.