Cuaca Ekstrem, 7 Jemaah Haji RI Wafat, Suhu Makkah Capai 43C
Cuaca ekstrem di Makkah capai 43°C, 7 jemaah haji Indonesia wafat dan ribuan lainnya menjalani perawatan.
Gedung Kementerian Keuangan Republik Indonesia. Bisnis/Abdurachman
Harianjogja.com, JAKARTA — Pemerintah akan menarik utang hingga Rp973,6 triliun pada tahun depan sesuai rencana dalam anggaran pendapatan dan belanja negara atau APBN 2022.
Direktur Strategi dan Portofolio Pembiayaan Kementerian Keuangan Riko Amir menjelaskan pada tahun depan, pemerintah akan menarik utang lebih rendah dari proyeksi penarikan utang 2021 senilai Rp1.026 triliun. Langkah tersebut merupakan upaya mencapai konsolidasi fiskal pada 2023, yakni target defisit APBN di bawah 3 persen.
"Selama 2022 kami akan melakukan pembiayaan utang melalui surat berharga negara [SBN] atau pelaksanaan pinjaman dengan target nett Rp973,6 triliun," ujar Riko pada Senin (13/12/2021).
Dia menjabarkan bahwa pembiayaan untuk kebutuhan APBN 2022 berasal dari utang maupun non utang. Menurut Riko, pembiayaan utang akan terus menurun agar defisit APBN juga dapat terus berkurang.
BACA JUGA: Demi Lalu Lintas, Pohon Perindang di Kota Jogja Dikorbankan
APBN 2022 menargetkan defisit 4,85 persen terhadap produk domestik bruto (PDB). Pemerintah merencanakan pembiayaan utang senilai Rp868 triliun, dengan sumber pembiayaan sekitar 80 persen—82 persen dari dalam negeri dan 18 persen—20 persen dari valuta asing, melalui penerbitan surat berharga negara (SBN).
Menurut Riko, pemerintah memproyeksikan rasio utang terhadap PDB pada 2022 berada di angka 43,1 persen. Namun, berkaca dari kondisi tahun ini, di mana rasio utang terhadap PDB berpotensi lebih rendah dari proyeksi 41,4 persen, Riko pun meyakini tahun depan dapat terjadi hal serupa.
"Proyeksi pada 2022 masih 43,1 persen, tetapi kami harapkan bisa lebih kecil," ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis.com
Tujuh tentara AS dilaporkan tewas dalam bentrokan di USS Abraham Lincoln. Insiden disebut dipicu stres akibat perang berkepanjangan.
Satpol PP Bantul menemukan 2.704 batang rokok ilegal di dua warung di Sanden dalam operasi bersama Bea Cukai Yogyakarta.
Tim SAR masih mencari lima penumpang KMP Putri Yasmin yang belum ditemukan setelah kapal terbakar di Selat Lombok, NTB.
KPK menggeledah Kanwil Pajak Surakarta dan sejumlah lokasi di empat daerah terkait kasus pajak Banjarmasin. Emas 1,3 kg turut disita.
Gelombang tinggi kembali menyumbat aliran air di Sanden dan Kretek, Bantul. Sekitar 55 hektare lahan pertanian kembali tergenang.