Tiga Pelaku Pencurian Tower BTS di Banyumas Dibekuk Polisi
Polresta Banyumas menangkap tiga pelaku pencurian aset BTS di dua lokasi dan menduga aksi dilakukan di banyak TKP lain.
Ilustrasi./Freepik
Harianjogja.com, JAKARTA-Menteri Sekretaris Negara Pratikno mengatakan Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah memberikan arahan kepada jajaran untuk mewaspadai varian baru Covid-19 yakni Omicron.
Pratikno menyatakan bahwa Presiden Joko Widodo telah memanggil beberapa menteri terkait. Di antaranya Menteri Koordinator Bidang Maritim dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan, Menko Perekonomian Airlangga Hartarto
"Bapak Presiden memanggil beberapa menteri yang terkait. Ada Menteri Koordinator Marives, Menko Perekonomian, Menlu diwakili Wamen dan ada beberapa menteri lain, yang secara spesifik membahas Omicron," ujar Pratikno di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Rabu (1/12/2021).
Pratikno menyebut Jokowi meminta seluruh jajaran terkait untuk belajar dari beberapa pengalaman di negara-negara lain terkait Omicron.
Menurutnya semua harus waspada dan siaga terhadap penyebaran varian baru Omicron.
Baca juga: Luhut Minta Pengembangan Destinasi Wisata Super Prioritas Kedepankan Kualitas
"Belajar dari beberapa negara lain dengan adanya kasus ini. Intinya kita harus selalu waspada, selalu standby. Jadi semua kapasitas yang ada harus selalu siaga. dalam waktu dekat, akan ada penjelasan lebih lanjut dari Menko terkait," tutur Pratikno.
Pratikno melanjutkan, dalam arahannya, Jokowi meminta semua pihak untuk selalu waspada terhadap kemungkinan masuknya varian Omicron.
"Selalu mengikuti dinamika di lapangan dan bereaksi cepat terhadap kemungkinan itu," ungkap Pratikno mengutip pernyataan Presiden.
Selain meminta semua jajaran waspada, Jokowi kata Pratikno juga mengingatkan program percepatan vaksinasi.
"Karena kita juga akan mendapatkan lagi stok vaksin yang bertambah. Kita percepat vaksinasi. Tentu saja protokol kesehatan tetap dijaga," kata Pratikno.
Kewaspadaan dan kecepatan beraksi juga diminta Jokowi yakni dengan mengaktifkan rumah sakit darurat untuk siaga terhadap penyebaran virus varian baru.
"Kewaspadaan, kecepatan beraksi seandainya ada masalah terus dijaga. Oleh karena itu tadi juga beliau bertanya seandainya ada kasus, bagaiaman rumah sakit rumah sakit darurat itu diaktifkan, semua menyatakan tetap siaga. Jadi kita tetap siaga," katanya
Untuk diketahui, pada 26 November 2021 Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menetapkan varian Omicron COVID-19 sebagai "varian yang menjadi perhatian".
Kasus varian Omicron telah menyebar ke seluruh dunia, dengan kasus antara lain dilaporkan di Jepang, Belanda, dan Kanada.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : suara.com
Polresta Banyumas menangkap tiga pelaku pencurian aset BTS di dua lokasi dan menduga aksi dilakukan di banyak TKP lain.
UPN Jogja nonaktifkan dosen terduga pelaku kekerasan seksual. Kasus ditangani Satgas, korban dilindungi.
KPPN Wonosari ajak pemangku kepentingan tolak gratifikasi. Ini batasan yang masih diperbolehkan menurut aturan.
Pemerintah siapkan jutaan lapangan kerja dari hilirisasi, pangan, hingga ekonomi hijau. Ini sektor paling menjanjikan.
Kemenhub dorong Kertajati jadi pusat MRO nasional. Bandara ini diproyeksikan jadi hub penerbangan dan logistik.
PDAM Sleman petakan wilayah rawan air saat kemarau 2026. Godean hingga Pakem berpotensi alami tekanan rendah.