Wamen Rangkap Jabatan Komisaris BUMN Langgar Putusan MK dan Berpotensi Korupsi
Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi, Mahfud MD menilai wakil menteri yang merangkap sebagai komisaris BUMN melanggar putusan MK
Wakil Sekjen Bidang Program Pemerintahan PDI Perjuangan Ahmad Basarah (tengah) bersama Wakil Bendahara DPP PDIP Rudianto Tjen (kiri) dan Ketua DPP PDIP Andreas Hugo Pareira (kanan) memberikan keterangan pers mengenai proses pengumuman calon kepala daerah yang akan diusung PDI Perjuangan, di Kantor DPP PDIP, Jakarta, Selasa (20/9)./Antara
Harianjogja.com, JAKARTA --PDIP mulai mempersiapkan diri menuju pemilihan presiden (Pilpres) 2024.
PDI Perjuangan (PDIP) akan mengaktifkan lagi relawan yang pernah mendukung Presiden Joko Widodo untuk Pemilu 2024 nanti.
Hal itu disampaikan Ketua DPP PDI Perjuangan Andreas Hugo Pareira dalam acara diskusi dengan tema Fenomena Kemunculan Relawan Capres Sejak Dini: Siapa Punya Ambisi? pada hari ini Kamis 11 November 2021 di DPR.
Dia berpandangan bahwa relawan menjadi salah satu faktor pendongkrak suara yang cukup efektif dalam setiap Pemilu. Menurutnya, hal itu terbukti pada saat Jokowi-Basuki Tjahja Purnama maju menjadi Cagub dan Cawagub DKI tahun 2012 lalu.
"Kalau kita lihat dari posisi Pak Jokowi waktu itu dibandingkan dengan Pak Foke (Fauzi Bowo) di Pilkada DKI, Pak Jokowi itu jauh di bawah survei baru belasan persen lah, sementara Pak Foke itu di atas 30 persen, lalu saat ada relawan suara Pak Jokowi langsung naik," tuturnya.
Selain bisa mendongrak suara, menurut Andreas, kehadiran relawan dalam setiap Pemilu juga dapat membuat pesta demokrasi semakin meriah di Indonesia.
BACA JUGA: Ada Awan Cumulonimbus di Atas Bandara YIA, Maskapai Diminta Berhati-hati
"Faktor relawan ini mendongkrak benar dan bikin pesta demokrasi meriah dalam arti tingkat partisipasinya," katanya.
Andreas menjelaskan bahwa PDI-Perjuangan akan menggunakan relawan kembali pada Pemilu 2024 nanti dan diharapkan bisa mendongkrak suara PDI-Perjuangan.
"Kami melihat relawan ini aset politik dan juga aset elektoral yang harus kita kelola dengan baik agar jadi kekuatan politik untuk memberikan dukungan pada kandidat," ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis.com
Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi, Mahfud MD menilai wakil menteri yang merangkap sebagai komisaris BUMN melanggar putusan MK
RD Kongo umumkan skuad Piala Dunia 2026, Yoane Wissa jadi andalan. Simak daftar lengkap pemainnya di sini.
BPS DIY catat pengangguran turun jadi 3,05% pada Februari 2026, jumlah pekerja dan angkatan kerja meningkat.
Austria rilis skuad Piala Dunia 2026. Arnautovic dan Alaba kembali, ada pemain naturalisasi baru.
KAI Daop 6 tutup dua perlintasan liar di Jogja demi keselamatan. Total 41 jalur ilegal ditutup sejak 2023.
LPS kembangkan sistem data perbankan real time berbasis AI untuk tingkatkan akurasi dan percepat resolusi bank.