Hashim Ingatkan Rusun Manggarai Jangan Diborong Spekulan
Hashim Djojohadikusumo mengingatkan Rusun Manggarai tidak diborong spekulan. Proyek ini menyediakan 3.784 unit hunian bagi MBR.
Warga melihat debit air yang deras, di Bendung Katulampa, Kota Bogor, Jawa Barat, Jumat (19/2/2021). Tingginya intensitas curah hujan di kawasan Puncak, Bogor menyebabkan tinggi permukaan air di Bendung Katulampa mengalami kenaikan mencapai 100 cm atau siaga tiga sehingga warga yang berada di bantaran sungai Ciliwung, Jakarta harus mewaspadai terjadinya banjir./Antara
Harianjogja.com, SOLO - BMKG memprediksi adanya peningkatan curah hujan berpotensi banjir di beberapa wilayah di Indonesia.
Hujan yang akan terjadi pun diperkirakan berstatus lebat disertai angin dan guntur, selama satu bulan ini.
Beberapa daerah seperti DKI Jakarta, Banten, hingga Kalimantan Tengah dan Selatan diprediksi akan mengalami banjir dan banjir bandang.
Terdapat enam daerah yang dinyatakan masuk ke dalam kategori Siaga (di atas Waspada dan di bawah Awas) dalam peta prakiraan cuaca.
Sebanyak enam daerah tersebut adalah Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Kalimantan Tengah, dan Kalimantan Selatan.
Mereka termasuk di antara sepuluh wilayah dengan potensi dampak hujan lebat dengan kategori Siaga.
Sebanyak empat daerah lainnya yang memiliki status yang sama yakni Jambi, Bengkulu, Sumatera Selatan dan Lampung.
BMKG memetakan potensi dampak hujan lebat berupa banjir dan banjir bandang itu berdasarkan perkiraan atau potensi curah hujan sepanjang seminggu ke depan atau 31 Oktober-6 November mendatang.
BMKG memprediksi, hujan intensitas sedang sampai lebat akan meliputi seluruhnya 33 wilayah provinsi di Indonesia. Hanya Kalimantan Utara satu-satunya provinsi yang tidak disebutnya.
"BMKG memonitor perkembangan kondisi cuaca di seluruh wilayah Indonesia, dimana saat ini diindikasikan terdapat potensi signifikansi dinamika atmosfer yang dapat berdampak pada peningkatan curah hujan di beberapa wilayah Indonesia," bunyi keterangan di akun Twitter @InfoHumasBMKG.
Hasil analisis terhadap dinamika atmosfer terkini, BMKG menjelaskan, menunjukkan adanya potensi belokan dan perlambatan angin yang dapat meningkatkan pola konvektifitas.
Kemudian ada peningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan di beberapa wilayah Indonesia dalam beberapa hari ke depan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia
Hashim Djojohadikusumo mengingatkan Rusun Manggarai tidak diborong spekulan. Proyek ini menyediakan 3.784 unit hunian bagi MBR.
Jadwal KA Bandara YIA Xpress Minggu23 Agustus 2026 tersedia dari Jogja ke YIA dan sebaliknya. Tarifnya Rp50.000 per penumpang.
Gempa M5,4 mengguncang perairan Sulteng Minggu dini hari. Getaran terasa hingga Luwuk, Gorontalo, dan Bone Bolango. Tidak berpotensi tsunami.
Prakiraan cuaca Jogja Minggu 23 Agustus 2026 didominasi cerah berawan. Suhu tertinggi mencapai 32°C, warga diminta waspada kebakaran.
Jose Mourinho mengawali periode kedua di Real Madrid dengan kemenangan 2-1 atas Espanyol berkat gol penentu Carlos Espi pada menit ke-90.
Kementerian PU mengerahkan 10 personel dan dua truk tangki air untuk membantu penanganan karhutla di Bulungan, Kalimantan Utara.