Perkosa Pacar di Bawah Umur, Pemuda Wonogiri Ancam Sebar Video
Polres Wonogiri menangkap pemuda 18 tahun yang diduga melakukan kekerasan seksual dan memeras korban dengan ancaman penyebaran rekaman.
Ilustrasi racin/JIBI
Harianjogja.com, KLATEN—Polisi menceritakan kronologi tewasnya seorang ibu muda di Klaten, Jawa Tengah setelah diracun oleh kakak iparnya sendiri.
Kandungan potas yang diminum korban pembunuhan di Panggang Welut RT 012/RW 006, Desa Taji, Kecamatan Juwiring, Klaten, Senin (1/11/2021) pukul 10.00 WIB, bereaksi sangat cepat. Selang lima menit meminum air yang sudah dicampur potas, racun tersebut langsung bereaksi ke tubuh mendiang Hany Dwi Susanti, 28.
Seperti diketahui, warga di Taji, Kecamatan Juwiring dan sekitarnya digemparkan dengan informasi pembunuhan terhadap mendiang Hany Dwi Susanti oleh kakak iparnya, SRB, 40, Senin (1/11/2021). SRB membunuh Hany Dwi Susanti dengan memberikan potas di air putih yang disimpan di botol dalam kulkas.
SRB terlibat cekcok dengan Hany Dwi Susanti, sekitar 4 hari sebelum pembunuhan. Hany Dwi Susanti sering dikata-kati kasar oleh SRB.
Tak terima dengan ucapan yang dilontarkan SRB, Hany Dwi Susanti memberitahukan hal itu ke suaminya, Sigit Nugroho. Akibat cekcok itu, SRB tega menghabisi nyawa adik iparnya.
BACA JUGA: Dilaporkan ke Ombudsman, Lapas Perempuan di Gunungkidul Membantah Ada Kekerasan Fisik ke Napi
Diam-diam, SRB mencampur potas ke dalam botol berisi air di kulkas milik Hany Dwi Susanti. Selain botol berisi air putih, SRB juga mencampur potas di susu milik anak mendiang Hany Dwi Susanti dan garam yang berada di dapur rumah.
Lantaran haus setelah momong dan membeli sayuran dari luar rumah, Hany Dwi Susanti meminun botol berisi air di kulkasnya, Senin (1/11/2021). Selang lima menit, Hany Dwi Susanti sempat bilang ke suaminya rasa air yang baru saja diminum berasa pahit.
Selanjutnya, Hany Dwi Susanti ambruk dan pingsan. Melihat hal itu, Sigit Nugroho sempat berteriak minta tolong ke orang-orang terdekatnya.
“Setelah minum itu, korban mengaku tak enak badan. Sempat ngorok/mendengkur juga di depan rumah dan pingsan [sebelum meninggal dunia],” kata Kaurbinops (KBO) Kasatreskrim Polres Klaten, Iptu Eko Pujiyanto, mewakili Kasatreskrim Polres Klaten, AKP Guruh Bagus Eddy Suryana dan Kapolres Klaten, AKBP Eko Prasetyo, saat ditemui wartawan di Mapolres Klaten, Selasa (2/11/2021).
Iptu Eko Pujiyanto mengatakan mengatakan polisi masih menyelidiki kasus dugaan pembunuhan di Taji, Kecamatan Juwiring. Sejauh ini, polisi telah mengolah TKP, memintai keterangan tiga saksi, mengautopsi jenazah korban, dan menangkap terduga pelaku pembunuhan di Wonogiri.
“Terduga pelaku kami tangkap saat bersantai di rumah temannya di Wonogiri. Saat ini, kami juga menunggu hasil uji laboratorium forensiknya,” katanya.
Terpisah, Eko selaku salah seorang kakak mendiang Hany Dwi Susanti berharap kasus pembunuhan kali ini diusut tuntas. “Kami berharap pelaku dihukum seberat-beratnya. Kami dari keluarga tak terima dengan kasus ini. Ini sudah direncanakan. Di sini ada rencana pembunuhan terhadap satu keluarga,” katanya.
Kasihumas Polres Klaten, Iptu Abdillah, mengatakan terduga pelaku masih menjalani pemeriksaan intensif di Mapolres Klaten. “Itu termasuk pembunuhan berencana. Terduga bisa dijerat Pasal 340 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) dengan ancaman hukuman 20 tahun penjara,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Solopos.com
Polres Wonogiri menangkap pemuda 18 tahun yang diduga melakukan kekerasan seksual dan memeras korban dengan ancaman penyebaran rekaman.
Piala AFF 2026 memasuki fase semifinal! Singapura vs Thailand dan Malaysia vs Vietnam. Thailand lolos dengan nilai sempurna, Vietnam juara Grup A. Cek jadwal le
Honor resmi luncurkan Robot Phone dengan gimbal titanium terkecil di industri. Kamera 200 MP bisa bergerak 4 arah, rekam 4K, dan punya 100 ekspresi wajib.
Putri Anne mengaku kembali menjadi murid Yesus saat menjawab pertanyaan netizen soal hijab. Ia juga buka suara mengenai pandangannya terhadap pernikahan setelah
Petenis Indonesia Janice Tjen masuk unggulan ke-32 Cincinnati Open 2026. Status ini membuatnya langsung lolos ke babak kedua. Simak jadwal dan daftar pesaingnya
Cristiano Ronaldo kembali ke Al Nassr usai menikahi Georgina Rodriguez. Rambut emas barunya jadi sorotan, sementara target 1.000 gol menantinya di musim 2026/20