Diserang Rusia, Ukraina Punya Cara Rayakan Kemerdekaannya Hari Ini
Hari Kemerdekaan Ukraina ke-31 diperingati pada hari ini, Rabu (24/8/2022). Namun, perayaan tahun ini berbeda karena invasi Rusia.
Arteria Dahlan - Antara
Harianjogja.com, JAKARTA - Pernyataan politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) Arteria Dahlan menjadi sorotan publik.
Pasalnya, saat melakukan kunjungan ke Pengadilan Negeri (PN) Surabaya pada Selasa (12/10/2021), ia menyatakan tidak setuju dengan dengan adanya operasi tangkap tangan (OTT) terhadap aparat penegak hukum.
Hal itu, karena cara demikian dianggap tidak menjamin masalah terselesaikan. “Bayangkan kalau polisi kalian tangkap, kalau jaksa kalian tangkap, kalau hakim kalian tangkap, runtuh Republik. Masih banyak cara-cara untuk memperbaiki mereka,” ujar Politisi PDI-Perjuangan itu.
“Menegakkan hukum dengan banyak cara. Tidak dengan melakukan perbuatan-perbuatan hukum yang justru kontraproduktif terhadap hal itu,” ujarnya.
Menanggapi pernyataan Arteria Dahlan itu, anggota Fraksi PDI Perjuangan Junimart Girsang angkat bicara. Menurutnya, pernyataan Arteria tersebut ditegaskan bukan bagian dari sikap partai dan sangat disesalkan.
Sebab, ia sendiri tidak setuju dengan pendapat sahabatnya tersebut. Alasannya, selain tidak berdasar juga tidak sepatutnya oknum penegak hukum yang melakukan kesalahan justru malah dibiarkan.
"Tidak lah, tidak mungkin Republik ini akan runtuh hanya karena segelintir oknum penegak hukum harus dihukum oleh kesalahan mereka sendiri, justru penegakan hukum itu harus dimulai dari lembaga penegak hukum itu sendiri," tegas Wakil Ketua Komisi II DPR itu, Rabu (13/10/2021).
"Jadi apa yang dikatakan oleh sahabat saya Arteria Dahlan itu tidak ada kaitannya dengan sikap PDI Perjuangan maupun Fraksi PDI-Perjuangan di DPR. Perlu saya tegaskan PDI-Perjuangan sangat mendukung penegakan hukum di negeri ini, semua sama di mata hukum,"tambahnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia
Hari Kemerdekaan Ukraina ke-31 diperingati pada hari ini, Rabu (24/8/2022). Namun, perayaan tahun ini berbeda karena invasi Rusia.
Katarak kini banyak menyerang usia muda. Faktor diabetes dan paparan UV jadi penyebab utama, kenali gejala sejak dini.
Garebeg Besar 2026 di Keraton Jogja digelar tanpa kirab prajurit. Prosesi tetap sakral meski format disederhanakan.
Jadwal KRL Jogja–Solo terbaru 2026 lengkap dari Tugu ke Palur. Tarif Rp8.000, perjalanan cepat, praktis, dan hemat.
DPRD Bantul dukung penataan guru honorer jadi PPPK. Pemkab setop rekrutmen honorer baru hingga 2026.
Jadwal KRL Solo–Jogja terbaru 2026 lengkap dari Palur ke Tugu. Tarif Rp8.000, perjalanan cepat dan efisien.