Kemenhub Tegur Keras Asuransi Internasional soal Salvage KM Virgo Transport 8
Kemenhub menegur keras P&I terkait lambatnya salvage KM Virgo Transport 8. Sebanyak 64 korban masih dalam pencarian.
Mantan Komnas HAM Natalius Pigai./Suara.com-Umay Saleh\r\n
Harianjogja.com, JAKARTA- Sikap mantan Komisioner Komnas HAM, Natalius Pigai yang melaporkan balik sejumlah tokoh termasuk Gubernur DIY Sri Sultan HB X dan Menteri Sosial Tri Rismaharini dinilai dapat memicu disintegrasi sosial. Jika tidak disikapi dengan bijak hal ini akan menimbulkan perpecahan di berbagai wilayah.
"Praktik kehidupan bernegara model ini memantik munculnya disintegrasi yakni perpecahan. Riak-riaknya berimplikasi minor jika tidak disikapi dengan bijak karena Indonesia ini jelas sangat beragam," kata Herry Mendrofa selaku Direktur Eksekutif CISA melalui keterangan persnya pada Rabu (6/10/2021).
Perlu diketahui, Natalius Pigai melaporkan balik sejumlah tokoh seperti Sri Sultan HB X dan Tri Rismaharini atas dugaan rasisme. Ia menilai para tokoh ini melakukan tindakan rasisme terhadap rakyat Papua melalui berbagai media mainstream.
Sementara itu, menurut Herry Mendrofa, setiap elemen bangsa harus mengedepankan soal ke-Indonesiaan. Jika setiap warga negara terus menerus menyampaikan narasi yang sifatnya primordialisme akan berpotensi menyebabkan kemunduran secara nasional.
Baca juga: Cuitan Pigai Serang Jokowi, Ini Pembelaan Gibran
"Semangat Nasionalime serta Pancasila sudah final dan menjadi landasan berpikir serta bertindak. Isu-isu primordialisme ini terlalu tendesius dan sifatnya merusak tatanan nasional yang pada akhirnya dapat membuat kemunduran dari perspektif sosiologis-politik," kata Herry.
Kemunduran itulah, kata Herry yang dapat memicu disintegrasi sosial atau perpecahan di berbagai wilayah di Indonesia.
Pengamat CISA itu mendorong setiap pemimpin pada level dan instansi yang beragam seyogianya mengedepankan kebijakan bertutur kata dan berperilaku yang dapat dijadikan contoh baik di masyarakat.
"Pejabat ini kan role modelling di publik artinya harus berbicara dan berperilaku dengan baik supaya dapat dicontoh bila sebaliknya yang terjadi bisa berbahaya,”pungkasnya.
Rentetan aksi pelaporan balik oleh pigai bermula dalam akun sosial media (medsos) miliknya pada Jumat (1/10/2021) lalu. Ia menyebutkan kalimat "Jangan percaya orang Jawa Tengah Jokowi & Ganjar. Mereka merampok kekayaan kita, mereka bunuh rakyat papua, injak-injak harga diri bangsa papua dengan kata rendahan rasis, monyet & sampah. Kami bukan rendahan. kita lawan ketidakadilan sampai titik darah penghabisan. Saya penentang ketidakadilan".
Gara-gara cuitan itu, Natalius Pigai dilaporkan Barisan Relawan Nusantara (baranusa) ke Bareskrim. Laporan masuk karena Pigai dinilai melakukan tindakan rasis terhadap Jokowi da Ganjar Pranowo.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : suara.com
Kemenhub menegur keras P&I terkait lambatnya salvage KM Virgo Transport 8. Sebanyak 64 korban masih dalam pencarian.
Jadwal FIFA ASEAN Cup 2026 hari ini menghadirkan Thailand vs Vietnam. Simak jam pertandingan dan persaingan Grup B.
Joan Mir meninggalkan Honda untuk bergabung dengan Gresini pada MotoGP 2027. Ia mengaku sempat berharap Honda kembali kompetitif.
Jadwal final bulu tangkis Asian Games 2026 menampilkan Amri/Nita dan Leo/Daniel. Simak jam, lawan, venue, dan siaran langsung.
Manchester City dinyatakan bersalah atas 114 dari 115 dakwaan. Ferran Soriano menegaskan proses hukum masih panjang dan klub akan melawan.
Discord mulai menerapkan verifikasi usia global. Lebih dari 90% pengguna tak perlu unggah ID, tetapi sejumlah fitur akan dibatasi.