SE Guru Non-ASN Terbit, Guru Honorer Kini Lebih Tenang Mengajar
Guru honorer di daerah mengaku lebih tenang mengajar setelah Kemendikdasmen menerbitkan SE Nomor 7 Tahun 2026 tentang guru non-ASN.
Ketua MPR RI Bambang Soesatyo. /ANTARA- HO MPR RI
Harianjogja.com, JAKARTA- Pada 1 Oktober, Indonesia akan memeringati Hari Kesaktian Pancasila. Ketua MPR, Bambang Soesatyo, menilai Hari Kesaktian Pancasila merupakan momentum bagi komponen bangsa untuk kembali memaknai nilai-nilai luhur yang terdapat dalam setiap sila Pancasila.
"Melalui peringatan Hari Kesaktian Pancasila tersebut, mengajak seluruh komponen bangsa untuk kembali memaknai nilai-nilai luhur yang terdapat dalam setiap sila Pancasila, sehingga dapat kita implementasikan dalam sikap berkehidupan berbangsa dan bernegara," kata dia, dalam keterangannya di Jakarta, Kamis (30/9/2021).
Ia mengimbau para pemangku kepentingan untuk mengajak masyarakat Indonesia agar terus menanamkan makna Pancasila dalam diri, memahami wujud implementasi.
Baca juga: DPR Resmi Pecat Azis Syamsuddin dan Lantik Lodewijk F. Paulus
Selain itu menurut dia, menerapkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan kesehariannya agar seluruh masyarakat Indonesia tertanam jiwa patriot yang Pancasilais.
"Seluruh kementerian, lembaga, dan instansi bersama masyarakat agar memperkokoh persatuan dan kesatuan bangsa untuk mencapai Indonesia yang lebih baik, melalui kebijakan-kebijakan maupun peraturan yang ditetapkan berlandaskan Pancasila, dikarenakan Pancasila merupakan sumber dari segala sumber hukum negara Indonesia," ujarnya.
Ia mengatakan, setiap warga negara Indonesia wajib menghormati para pahlawan yang telah gugur dalam melakukan tugas melindungi negara dan dasar negara yaitu Pancasila.
Menurut dia, negara yang besar adalah negara yang tidak melupakan sejarah perjuangan dari pahlawannya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Guru honorer di daerah mengaku lebih tenang mengajar setelah Kemendikdasmen menerbitkan SE Nomor 7 Tahun 2026 tentang guru non-ASN.
Gempa Sukabumi Magnitudo 4,5 mengguncang Jawa Barat akibat aktivitas sesar aktif bawah laut, BMKG pastikan belum ada gempa susulan.
DPAD DIY mengakuisisi untuk mengelola arsip termasuk arsip pribadi, seniman, budayawan dan arsip-arsip yang menyimpan memori kolektif.
Identitas 11 bayi yang ditemukan di Pakem Sleman masih ditelusuri Pemkab Sleman untuk penerbitan dokumen resmi dan asal-usul bayi.
Bank Indonesia mencatat pertumbuhan utang luar negeri Indonesia triwulan I 2026 melambat, dengan rasio ULN terhadap PDB turun menjadi 29,5 persen.
KPK menjadwalkan ulang pemeriksaan Muhadjir Effendy dalam kasus dugaan korupsi kuota haji setelah saksi meminta penundaan.