Ditanya Kasus Fahd dan Nusron, Bahlil Pilih Finger Heart
Bahlil Lahadalia enggan menjawab soal Fahd A Rafiq dan Nusron Wahid dalam kasus suap HGB. Ia memilih memberi gestur finger heart.
Presiden Joko Widodo (kanan) berbincang dengan Menhan Prabowo jelang bertolak menuju Kalimantan Timur (Kaltim) pada Selasa (24/8/2021) untuk meninjau vaksinasi Covid-19 di Samarinda dan meresmikan jalan tol Balikpapan-Samarinda ruas Balikpapan-Samboja./Antara
Harianjogja.com, JAKARTA – Sekretaris Jenderal Jokowi-Prabowo (Jokpro) 2024 Timothy Ivan Triyono menegaskan masih optimistis Jokowi dan Prabowo akan maju bersama dalam pemilihan presiden (pilpres) pada 2024 nanti.
Menurutnya, masyarakat yang tergabung dalam JokPro 2024 masih menginginkan Jokowi maju bersama Prabowo pada 2024.
"[Sejumlah] masyarakat dan simpatis JokPro 2024 masih menginginkan Pak Jokowi menjabat tiga periode atau Pak Jokowi berpasangan dengan Prabowo pada 2024," ujarnya dalam diskusi virtual, Sabtu (25/9/2021).
Menurut catatan Bisnis, Presiden Joko Widodo menegaskan sikapnya di hadapan sejumlah pemimpin redaksi media massa terkait isu presiden tiga periode dan perpanjangan masa jabatan Presiden di Istana Negara pada Rabu (15/9/2021).
“Jawaban saya sudah jelas. Ini jawaban yang sama seperti yang dulu. Saya menolak,” tegas Jokowi.
Baca juga: Festival Kebudayaan Yogyakarta 2021: Mereka Alasan Bertemu
Menanggapi hal tersebut, Timothy mengapresiasi pernyataan Jokowi yang menolak wacana tiga periode masa jabatannya.
Bahkan, menilai orang nomor satu di Indonesia itu merupakan sosok negarawan sehingga pantas untuk menolak usulan tersebut.
"Jokowi sosok negarawan sehingga tepat beliau menjawab demikian," ujarnya
Dia menilai masa jabatan tiga periode tidak hanya Jokowi saja yang akan menolaknya, tetapi orang lain pun akan menyatakan serupa, mengingat saat ini Indonesia sedang berusaha untuk meningkatkan ekonomi di tengah pandemi Covid-19.
Dia mengakui tidak memiliki masalah dengan pernyataan mantan Gubernur DKI Jakarta tersebut. Namun, dukungan Jokowi tiga periode untuk maju bersama Prabowo Subianto pada 2024 merupakan hal yang wajar dilakukan simpatisan JokPro 2024.
"Jadi, kalau ditanya bukan Jokowi yang mengusulkan dan menginginkan memang betul. Bukan, Pak Jokowi yang menginginkan, tetapi kami [simpatisan JokPro 2024]" tuturnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : bisnis.com
Bahlil Lahadalia enggan menjawab soal Fahd A Rafiq dan Nusron Wahid dalam kasus suap HGB. Ia memilih memberi gestur finger heart.
Kemenpar memperkuat keselamatan wisatawan di kawasan gunung api melalui pemetaan risiko, SOP, infrastruktur mitigasi, dan kompetensi pemandu.
Adhi Karya memastikan girder Tol Jogja-Solo di Kronggahan aman dengan bracing sementara. Pemasangan diafragma kini mulai dilakukan.
BPKH mengajak generasi muda mulai merencanakan keuangan haji sejak dini sekaligus memanfaatkan platform digital untuk dakwah.
Zulhas memastikan manajer Kopdes yang ditempatkan jauh dari domisili akan disesuaikan ke koperasi terdekat setelah titik tersedia.
Kejagung menyebut kerugian negara dalam kasus dugaan korupsi tata kelola MBG mencapai sekitar Rp10 triliun berdasarkan penghitungan BPKP.