Prajurit Magelang Gugur di Lebanon, Pesan Terakhir Bikin Keluarga Haru
Sertu Muhammad Nur Ichwan gugur di Lebanon, pesan terakhirnya bikin keluarga haru dan TNI siapkan pemakaman militer serta kenaikan pangkat anumerta.
Wali Kota Magelang dr. Muchamad Nur Aziz memberikan BST kepada 67 KPM Kota Magelang di Pendopo Pengabdian kompleks rumah jabatan Wali Kota Magelang, Rabu (15/9/2021)./Ist-dok Prokompim Pemkot Magelang
Harianjogja.com, MAGELANG - Wali Kota Magelang dr. Muchamad Nur Aziz mengingatkan agar keluarga penerima manfaat (KPM) bantuan sosial tunai (BST) agar menggunakan BST tersebut dengan bijaksana.
Hal itu diungkapkan dokter Aziz saat memberikan BST kepada 67 KPM Kota Magelang di Pendopo Pengabdian kompleks rumah jabatan Wali Kota Magelang, Rabu (15/9/2021).
Ia mengatakan BST senilai Rp 2 juta per KPM itu adalah stimulan agar KPM bisa mendayagunakannya dengan kreatif.
"Saya pesan jangan dihabiskan bantuan ini. BST ini hanya stimulan, bisa berarti kalau didayagunakan agar tidak sia-sia. Saya harap KPM bisa kreatif menggunakan BST ini," ujarnya.
Baca juga: Jokowi Cerita Banyak Mahasiswa UGM Kena Tipes setelah Makan di Warung
BST yang dianggarkan dari APBD Kota Magelang ini menyasar KPM yang belum menerima bantuan dari manapun. Dokter Aziz meminta Dinas Sosial (Dinsos) untuk terus menyesuaikan data agar bantuan tepat sasaran.
Menurut dokter Aziz, masyarakat Kota Magelang sudah bersabar dan mandiri luar biasa dalam kondisi berat menghadapi Covid-19. Ia berharap masyarakat tetap semangat meskipun Kota Magelang masih berlaku PPKM Level 3.
Untuk bisa turun ke level 2, lanjutnya, capaian vaksinasi Covid-19 harus 70 persen. Protokol kesehatan juga harus terus diterapkan, terlebih ada Covid-19 varian MU yang harus diwaspadai.
Baca juga: DIY Akan Gelar Pembelajaran Tatap Muka, Ini Wanti-Wanti Epidemiolog UGM
"Alhamdulillah warga kita ini sabar, mandiri luar bisa, dalam kondisi berat menghadapi Covid-19 tapi bisa bertahan. Saya minta kalau ada warga yang kena Covid-19 segera lapor, dan langsung isoter (isolasi terpadu). Sebab kalau di rumah semakin tidak bisa dimonitor, penyebarannya bisa meningkat lagi," paparnya.
Sementara itu, Plt Kepala Dinsos Kota Magelang Bambang Nuryanta menjelaskan, BST ini disalurkan dalam rangka melindungi dan memberdayakan ekonomi masyarakat dari kemungkinan terjadinya risiko sosial, terutama di tengah wabah Covid-19.
Adapun jumlah penerima sebanyak 67 orang atau KPM. Dalam pencairannya, Pemkot Magelang bekerjasama dengan Bank Jateng cabang Magelang.
"Sistem pembayarannya tunai, kita kerjasama dengan Bank Jateng. Harapan kami BST ini bisa membantu masyarakat terutama yang terdampak Covid-19, meningkatkan daya tahan dan pemulihan ekonomi masyarakat," kata Bambang. (Nina Atmasari)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sertu Muhammad Nur Ichwan gugur di Lebanon, pesan terakhirnya bikin keluarga haru dan TNI siapkan pemakaman militer serta kenaikan pangkat anumerta.
FIFA umumkan hadiah Piala Dunia 2026 tembus Rp11,66 triliun, juara mendapat Rp890 miliar dan semua tim dijamin miliaran rupiah.
Studi JATO Dynamics ungkap mobil hybrid butuh jarak jauh untuk balik modal, dipengaruhi harga BBM dan selisih harga beli.
Enzo Maresca resmi ditunjuk sebagai pelatih baru Manchester City menggantikan Pep Guardiola dengan kontrak tiga tahun. Siap pimpin era baru The Citizens.
12 dampak kesehatan konsumsi santan berlebihan, mulai dari kolesterol hingga obesitas, serta cara aman menikmatinya.
Cek jadwal KRL Jogja–Solo dari Tugu ke Palur. Simak jam keberangkatan lengkap dan imbauan penumpang.