Advertisement
Jokowi Cerita Banyak Mahasiswa UGM Kena Tipes setelah Makan di Warung
Presiden Joko Widodo bersiap memberikan pernyataan pers di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Selasa (20/7/2021). - ANTARA FOTO/Biro Pers Sekretariat Presiden
Advertisement
Harianjogja.com, JOGJA--Joko Widodo meminta perguruan tinggi memberi perhatian kepada mahasiswanya.
Presiden Jokowi meminta para rektor perguruan tinggi negeri di seluruh Indonesia untuk memberi perhatian dan fasilitas sepenuhnya bagi para mahasiswa.
Advertisement
Instruksi tersebut disampaikan Jokowi ketika memberi sambutan pada Pertemuan Majelis rektor Perguruan Tinggi Negeri Indonesia di auditorium Fakultas Kedokteran Universitas Sebelas Maret (UNS) pada Senin (13/9/2021).
Jokowi menekankan bahwa tugas rektor dan seluruh jajarannya tak hanya mendidik siswa di dalam kampus, tetapi juga di luar kampus.
"Hati-hati. Di dalam kampus dididik mengenai budi pekerti, di luar kampus ada yang mendidik jadi pencandu narkoba. Untuk apa kita kalau enggak bisa menjangkau ke sana?" kata dia, seperti ditayangkan dalam kanal YouTube sekretariat Presiden.
Ia juga mencontohkan soal mahasiswa yang dididik soal Pancasila dan kebangsaan di dalam kampus, tetapi akan percuma juga jika di luar ada yang mengajari mereka menjadi ekstremes atau radikalis garis keras.
"Urusan hal yang kecil-kecil saja memang harus kita perhatikan. Urusan makan mahasiswa itu harus dicek betul," lanjutnya.
Presiden Ke-7 RI ini kemudian teringat akan kejadian saat banyak mahasiswa UGM, almamaternya, secara bersamaan terkena penyakit.
"Mohon maaf saya ingat di UGM di Jogja, dulu sering sekali mahasiswa itu terkena penyakit bareng-bareng hepatitis, kemudian tipes karena apa? Warung-warung mahasiswa, yang saya dulu juga mengalami, kalau nyuci piringnya di ember. Airnya satu ember, dipakai pagi sampai tengah malem," kenang Jokowi.
"Berikan mereka air mengalir. Mahasiswa kita jadi membawa penyakit semuanya. Hal-hal kecil, tapi ya percuma, orang sepintar apa pun kalau tidak sehat untuk apa?" tambah dia.
Untuk itu, demi menghindari penyebab kejadian yang sama terulang, Jokowi menekankan kembali bahwa perguruan tinggi negeri wajib mencetak lulusan yang unggul dan utuh, sehingga rektor dan jajarannya perlu memperhatikan hal-hal kecil tak hanya di dalam kampus.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Suara.com
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Listrik Kuba Kembali Padam Saat Tekanan Krisis Energi Meningkat
- Ledakan Petasan di Pamekasan Bongkar Produksi Berdaya Ledak Tinggi
- China Desak Penghentian Konflik Timur Tengah Saat Idulfitri
- Konflik Gas Iran-Qatar Picu Lonjakan Harga, Trump Berubah Arah
- Di Momen Lebaran Vladimir Putin Soroti Peran Muslim Rusia
Advertisement
Prakiraan Cuaca DIY Hari Ini Senin 23 Maret 2026: Waspada Hujan Ringan
Advertisement
Sukolilo Pati Sempat Viral, Ternyata Simpan Banyak Tempat Wisata
Advertisement
Berita Populer
- Catat Lur, Jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo, Minggu 22 Maret 2026
- Banyak Lakukan Kesalahan, Leo/Bagas Gagal di Orleans Master
- KORKAP Sleman Disiapkan Jadi Sistem Pengembangan Atlet
- Ular Masuk Sanggar Didik Nini Thowok, Petugas Damkar Langsung Meluncur
- Begini Cara Mendapatkan Diskon Tarif Tol 30 Persen Saat Arus Balik
- Harga Emas Pegadaian Turun Tipis Seusai Lebaran, Ini Daftarnya
- Pemerintah Kejar Target Ekonomi 5,5% Lewat Berbagai Insentif
Advertisement
Advertisement







