Gencatan Senjata 4 Hari Hamas-Israel Dimulai Hari Ini, Berikut Hasil Kesepakatannya
Pejabat Hamas Moussa Abu Marzouk mengatakan dalam sebuah wawancara dengan Al Jazeera bahwa gencatan senjata sementara antara kelompok teror dan Israel
Sejumlah petugas mengenakan kostum pejuang saat meninjau proses vaksinasi Covid-19 di Polsek Pasar Rebo, Jakarta Timur, Selasa (17/8/2021). Polsek Pasar Rebo mengadakan vaksinasi dengan tema pejuang untuk memberikan suasana kemerdekaan dalam rangka memeriahkan HUT Kemerdekaan ke-76 RI. ANTARA FOTO/Asprilla Dwi Adha/wsj.
Harianjogja.com, JAKARTA – Ada beberapa pihak yang menganggap bahwa suntikan vaksin Covid-19 dosis ketiga atau booster perlu untuk masyarakat umum. Namun, benarkah demikian?
Menurut dokter Adam Prabata yang dikutip dari akun Instagram @adamprabata, Sabtu (28/8/2021), di tengah masyarakat saat ini ada yang pro dan kontra perihal pemberian dosis ketiga vaksin Covid-19 untuk masyarakat umum.
Menurutnya, vaksinasi dosis 3 atau booster belum saatnya diberikan kepada masyarakat umum. Mengapa?
Berikut penjelasan kandidat PhD di Universitas Kobe Jepang tersebut:
1.Saat ini baru 16,38 persen warga Indonesia yang telah mendapat vaksinasi lengkap (dosis 1 dan dosis 2).
Berdasarkan data Kemenkes pada 27 Agustus 2021, bahwa jumlah penduduk yang telah menerima dosis 1 sebanyak 29,00 persen atau 60.435.555 orang. Sementara dosis kedua 16,38 persen atau 34.121.203 orang.
2.Belum banyak lansia di Indonesia yang mendapat vaksinasi dosis 1 dan dosis 2. Sejauh ini, baru 17,11 persen atau 3.687.251 lansia mendapat vaksinasi dosis kedua.
Sementara, vaksinasi dosis pertama 24,13 persen atau 21.553 orang.
Adam menegaskan, bahwa lansia berisiko tinggi tertular dan meninggal akibat Covid-19.
“Bila booster jadi prioritas, maka mayoritas penduduk atau sekitar 83,62 persen belum mendapat vaksinasi lengkap. Maka, masih banyak masyarakat yang berpotensi tertular Covid-19 dan sakit berat, mengalami komplikasi, bahkan meninggal,” ujarnya.
Oleh karena itu, daripada prioritaskan booster, maka lebih baik pemerintah melakukan penyuntikan vaksin Covid-19 untuk warga Indonesia yang belum menerima vaksin dosis 1.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : bisnis.com
Pejabat Hamas Moussa Abu Marzouk mengatakan dalam sebuah wawancara dengan Al Jazeera bahwa gencatan senjata sementara antara kelompok teror dan Israel
Kapten Timnas Indonesia Jay Idzes dibekap cedera tumit bersama Sassuolo. Publik cemas jelang laga FIFA Matchday kontra Oman & Mozambik.
Mobil susah distarter bisa disebabkan aki, starter, hingga bahan bakar. Kenali penyebab dan cara mengatasinya.
Jangan sembarangan menaruh HP. Kebiasaan ini bisa membuat baterai cepat rusak, HP overheat, hingga performa menurun drastis.
Isu pocong berkeliaran di Kulonprogo viral di media sosial. Polisi memastikan kabar tersebut hoaks dan meminta warga tidak panik.
Bareskrim Polri menyelidiki blackout massal di Sumatera setelah putusnya jaringan SUTET di Jambi memicu gangguan listrik luas.