Menkeu Purbaya Ungkap PIP Biayai 14,9 Juta Pelaku UMKM
Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa menyebut PIP telah menyalurkan pembiayaan Rp65 triliun kepada 14,9 juta pelaku UMKM hingga Juni 2026.
Ilustrasi./Freepik
Harianjogja.com, JAKARTA-Kabar gembira untuk warga Indonesia karena saat ini siapapun yang tidak memiliki NIK atau Nomor Induk Kependudukan sudah bisa mendapatkan vaksinasi Covid-19.
Hal itu tertuang dalam Surat Edaran (SE) Kementerian Kesehatan/Kemenkes Nomor HK.02.02/III/15242/2021 tentang Pelaksanaan Vaksinasi Covid-19 Bagi Masyarakat Rentan dan Masyarakat yang belum Memiliki Nomor Induk Kependudukan (NIK) tanggal 2 Agustus 2021.
Sekretaris Jenderal Kemenkes, Oscar Primadi dalam edaran ini meminta Dinas Kesehatan di daerah untuk berkoordinasi dengan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil setempat apabila terdapat target sasaran vaksinasi Covid-19 yang belum memiliki NIK.
"Mereka tidak perlu membawa apa-apa, tapi harus melaksanakan vaksinasi bersama dengan dukcapil, nanti dapat NIK dari Dukcapil makanya harus bersama Dukcapil," kata Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 dari Kemenkes, Siti Nadia Tarmizi saat dihubungi Suara.com, Selasa (3/8/2021).
Baca juga: Berpacu dengan Target, Sleman Ajukan 245.000 Dosis Vaksin Lagi
Mereka yang belum memiliki NIK ini biasanya kelompok penyandang disabilitas, masyarakat adat, penghuni lembaga pemasyarakatan, Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial atau PMKS, dan Pekerja Migran Indonesia Bermasalah (PMIB), serta masyarakat lainnya.
Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM, Kantor Wilayah Kementerian Agama, Unit Pelaksana Teknis Kementerian/Lembaga, Dinas Sosial, Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa, dan Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak juga diminta untuk mendorong warga yang belum punya NIK untuk ikut vaksinasi Covid-19.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : suara.com
Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa menyebut PIP telah menyalurkan pembiayaan Rp65 triliun kepada 14,9 juta pelaku UMKM hingga Juni 2026.
Kulonprogo masih menunggu regulasi pusat terkait penyaluran bansos melalui KDMP. Sebanyak 10 gerai telah rampung dan siap diverifikasi.
Morning anxiety dapat membuat seseorang merasa cemas sejak bangun tidur. Kenali penyebab, gejala, dan penjelasan para ahli mengenai kondisi ini.
Suara biola dan cello perlahan memenuhi Auditorium Driyarkara Universitas Sanata Dharma, Kamis (16/7) malam
Antrean BBM di Sumatra ditargetkan terurai dalam satu hingga dua hari. Lonjakan konsumsi dan panic buying menjadi penyebab utama.
Transaksi KDKMP sepanjang 2026 mencapai Rp56,8 miliar. Pupuk menjadi komoditas terlaris dan distribusi barang subsidi akan diperkuat.