Kepala BGN Jawab Desakan Hentikan MBG, Fokus Benahi Tata Kelola
Kepala BGN Sudaryono menegaskan Program Makan Bergizi Gratis tidak dapat dihentikan oleh BGN karena merupakan program Presiden Prabowo Subianto.
Ilustrasi./Freepik
Harianjogja.com, JAKARTA--Percaya atau tidak, saat ini ternyata masih ada sebagian kecil warga Indonesia yang tak tahu menahu tentang Covid-19.
Pandemi Covid-19 telah satu tahun menghantam banyak negara di dunia, termasuk Indonesia. Namun, sebuah survei terbaru terkait Covid-19 menunjukkan fakta yang cukup mengejutkan.
Lembaga Survei Indonesia (LSI) mengungkap, masih ada segelintir masyarakat Indonesia yang tidak mengetahui tentang Covid-19. Hal tersebut dipaparkan dalam rilis survei nasional yang bertajuk \'Sikap Publik Terhadap Vaksin dan Program Vaksin Pemerintah\'.
Survei tersebut melibatkan 1.200 responden yang diwawancarai melalui sambungan telepon. Dari jumlah responden tersebut ditemukan bahwa pada Juni 2021, masih ada sekira 4 persen responden yang tidak mengetahui sama sekali tentang Covid-19.
Kemudian, 29,3 persen hanya mengetahui sedikit tentang Covid-19. Lalu sisanya, atau sekira 66,5 persen sudah tahu dan sangat mengetahui tentang Covid-19.
“Secara umum pengetahuan masyarakat tentang Covid-19 ini, mayoritas merasa mengetahui tentang Covid-19, ada 66,5 persen. Tetapi yang merasa tahu sedikit pada Juni 2021 ini di kisaran sekira 33 persen,” kata Direktur Eksekutif LSI Djayadi Hanan dalam rilis survei virtual, Minggu (18/7/2021).
BACA JUGA: Obat Azithromycin dan Oseltamivir Tak Direkomendasikan untuk Covid-19, Ini Kata Ahli
Angka tersebut, kata dia, cenderung meningkat jika dibandingkan dengan data enam bulan sebelumnya yakni Desember 2020. “Ini berarti masyarakat merasa pengetahuannya meningkat selama enam bulan terakhir, dari Desember 2020 sampai dengan Juni 2021,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Lembaga Biologi Molekuler Eijkman Prof dr, Amin Soebandrio PhD, SpMK, turut menyoroti temuan tersebut. Dia mengaku heran bahwa sudah satu tahun pandemi berlalu, tetapi masih ada yang tidak mengetahui tentang Covid-19.
“Mereka yang dijadikan responden adalah mereka yang bisa dihubungi melalui handphone. Saya bertanya-tanya, kalau mereka punya handphone, kok masih ada ya, 4 persen yang sama sekali tidak mengetahui bahwa ada Covid-19? Kalau benar adanya seperti itu, maka ini tentu menjadi PR buat kita semuanya, tidak hanya Satgas, tidak hanya Kemkes, tetapi kita semuanya,” ujarnya.
Artikel ini telah tayang di Okezone.com berjudul "Setahun Pandemi, Survei LSI : Sekira 4% Responden Tidak Tahu Covid-19"
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Okezone.com
Kepala BGN Sudaryono menegaskan Program Makan Bergizi Gratis tidak dapat dihentikan oleh BGN karena merupakan program Presiden Prabowo Subianto.
Jadwal KRL Jogja-Solo Selasa 28 Juli 2026 tersedia dengan 15 perjalanan. Tarif tetap Rp8.000 dari Stasiun Yogyakarta hingga Palur.
Megawati Soekarnoputri meresmikan Monumen Peristiwa Kudatuli di Kantor DPP PDIP dan mengajak generasi muda tidak melupakan sejarah perjuangan bangsa.
Polres Bantul menyita 307 botol miras berbagai merek dari 14 lokasi dalam operasi KRYD untuk menekan peredaran minuman keras ilegal.
Donald Trump masih memiliki opsi memerintahkan serangan ke Iran meski operasi militer ditunda dan upaya diplomasi di Timur Tengah terus berlangsung.
Veddriq Leonardo optimistis meraih medali emas Asian Games 2026 di Jepang. Persiapan difokuskan pada teknik, fisik, dan mental.