BSU Rp600.000 Oktober 2026 Belum Cair, Ini Syarat dan Cara Cek
BSU Rp600.000 Oktober 2026 belum diumumkan pemerintah. Simak syarat BSU tahun lalu dan cara cek status melalui situs resmi Kemnaker.
Presiden Joko Widodo (kiri) disuntik dosis pertama vaksin Covid-19 produksi Sinovac oleh vaksinator Wakil Ketua Dokter Kepresidenan Abdul Mutalib (kanan) di beranda Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (13/1/2021). Youtube/BPMI
Harianjogja.com, JAKARTA – Epidemiolog dari Griffith University Australia Dicky Budiman mengungkapkan vaksin Sinovac kurang efektif dijadikan booster untuk melawan Covid-19 varian Delta.
Dicky mengungkapkan bahwa dirinya menjadi salah satu orang yang mengusulkan pentingnya pemberian vaksin ketiga atau booster bagi tenaga kesehatan. Epidemiolog itu mengungkapkan adan dua hal yang menjadi pertimbangan tidak menggunakan vaksin Sinovac sebagai booster untuk melawan varian Delta.
“Pertama, walaupun data masih di lapangan, [menunjukkan] bahwa kecenderungan setelah 6 bulan vaksin Sinovac ini menurun,” kata Dicky, dalam acara Podcast Ruang Tamu yang bertema \'Pantaskah Vaksin Diperjualbelikan?\' di kanal YouTube Holopis Channel, Kamis (15/7/2021).
Kedua, Dicky melihat situasi Indonesia yang saat ini tengah menghadapi tsunami varian Delta. Seperti diketahui, penyebaran varian Delta memiliki tingkat penularan lebih tinggi dibandingkan dengan virus Corona varian Alpha.
Dia mengatakan sangat terlihat kecenderungan vaksin Sinovac kurang efektif.
"Saya bilang kurang efektif, bukan tidak efektif. Alasannya karena sebagian masih terlihat memberikan proteksi, tetapi karena sebagian dari tenaga kesehatan ada yang wafat,” ungkapnya.
Bahkan, lanjut Dicky, para tenaga kesehatan sudah menerima vaksin secara penuh yang terinfeksi Covid-19. Hal ini menunjukkan proteksi vaksin Sinovac sangat rawan terhadap varian baru virus Corona.
“Jadi, prinsip situasi kritis itu ambil skenario terburuk. Itulah sebabnya saya mengusulkan harus diberi proteksi tambahan,” ucapnya.
Dicky mengungkapkan vaksin Sinovac tidak memungkinkan sebab membutuhkan waktu lama untuk mendapatkan booster yang dapat mengantisipasi varian Delta. Karena itu, dia mendukung langkah Kemenkes menggunakan Moderna sebagai booster atau vaksin ketiga bagi tenaga kesehatan.
“Spanyol dan Uni Emirat Arab (UEA) melakukan kombinasi dengan messenger RNA (mRNA) yang jelas lebih efektif. Sejauh ini tidak ada data yang mengkhawatirkan,” ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis.com
BSU Rp600.000 Oktober 2026 belum diumumkan pemerintah. Simak syarat BSU tahun lalu dan cara cek status melalui situs resmi Kemnaker.
Gianni Infantino meninjau SUGBK bersama Erick Thohir menjelang final FIFA ASEAN Cup 2026 antara Indonesia vs Thailand.
Max Verstappen meraih kemenangan perdana F1 2026 di GP Bahrain yang digelar di Sepang, mengungguli Kimi Antonelli dan Lewis Hamilton.
Jadwal SIM Sleman Oktober 2026 mencakup Satpas, MPP, SIM Keliling Malam, dan SIMMADE. Senin 5 Oktober tersedia di MPP Sleman.
Produksi padi RI mencapai 43,89 juta ton GKG hingga Agustus 2026, naik 0,07 persen meski menghadapi ancaman El Nino.
Prabowo memanggil pimpinan Bakom di Hambalang dan meminta komunikasi pemerintah lebih sederhana, terbuka, serta dekat dengan masyarakat.