Usai Geledah Kantor Summarecon, KPK Sasar Rumah Lampri di Bekasi
KPK menggeledah rumah Dirjen ATR/BPN Lampri di Bekasi terkait kasus dugaan suap pengurusan HGB PT Summarecon Agung Tbk.
Nia Ramadhani. /Ist-Instagram
Harianjogja.com, JAKARTA - Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus mengatakan, pihaknya membenarkan telah melakukan penangkapan Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie. Selain itu, polisi juga menangkap sopir berinisial ZN, 43.
"Rabu kemarin tanggal 7 sekitar pukul 15.00 di daerah Pondok Pinang, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan tiga orang ditetapkan sebagai tersangka inisial ZN laki-laki umur 43 tahun, sopir membantu di kediaman dua tersangka lainnya" ujar Yusri di Polres Metro Jakarta Pusat, Kamis (8/7/2021).
BACA JUGA : Geger, Nia Ramadhani dan Ardie Bakrie Ditangkap Polisi
Yusri melanjutkan, dari para tersangka didapatkan barang bukti berupa satu paket klip sabu dan alat hisap atau bong.
"Barang bukti yang diamankan satu klip jenis sabu-sabu dugaan adalah sabu-sabu brutonya 0,78 gram kemudian 1 buah bong atau alat hisap sabu-sabu," katanya.
Diketahui, polisi telah menangkap pasangan suami istri berinisial NR dan AB. Keduanya diamankan diduga karena penyalahgunaan narkoba.
BACA JUGA : Nia Ramadhani Ditangkap Polisi Diduga Terkait Narkoba
Sebelumnya, Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Hengki Haryadi masih bungkam saat ditanya soal penangkapan artis Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie.
"Apa ini, nanti ya soal itu. Nanti bareng-bareng," ujar Hengki sambil berlalu di kantornya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : okezone.com
KPK menggeledah rumah Dirjen ATR/BPN Lampri di Bekasi terkait kasus dugaan suap pengurusan HGB PT Summarecon Agung Tbk.
Borobudur Indonesia Expo 2026 di Kota Magelang ditargetkan menarik 40.000 pengunjung dan transaksi Rp2 miliar untuk menggerakkan ekonomi daerah.
ASDP mengoperasikan 24 kapal di lintasan Ketapang-Gilimanuk untuk mengurai antrean kendaraan logistik dengan tetap mengutamakan keselamatan.
Sebanyak 114 sekolah di Bantul masuk program revitalisasi 2026. Pembangunan ditargetkan selesai maksimal pertengahan Desember.
TNGM mencatat 36 pendaki ilegal Merapi lahir 2006–2008. Sebanyak 13 orang lahir 2008, sementara jalur masih ditutup.
Komisi C DPRD Gunungkidul meminta proyek infrastruktur 2026 selesai tepat waktu dan berkualitas agar tak mengganggu penyerapan anggaran.