Mentan Terima 340 Aduan Mafia Pangan, Pedagang Beras Diingatkan
Mentan Amran menerima 340 aduan dugaan penyimpangan pertanian dalam dua minggu, mulai dari beras, pupuk, alsintan hingga cetak sawah.
Sebuah mobil masuk ke dalam kapal penyeberangan feri milik PT ASDP. ANTARA/HO-ASDP\r\n
Harianjogja.com, BANYUWANGI—PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) mengoptimalkan layanan penyeberangan di lintasan Ketapang, Banyuwangi-Gilimanuk, Bali, untuk mempercepat penguraian antrean kendaraan. Sebanyak 24 kapal saat ini dioperasikan untuk melayani kendaraan yang akan menyeberang menuju Pelabuhan Gilimanuk, Kabupaten Jembrana, Provinsi Bali.
Antrean panjang kendaraan angkutan logistik kembali terjadi dalam beberapa hari terakhir di jalur utama menuju Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi, Jawa Timur. Kepadatan tersebut terjadi pada kendaraan yang hendak menyeberang ke Pelabuhan Gilimanuk.
Sekretaris PT ASDP Indonesia Ferry (Persero), Windy Andale, mengatakan pola operasi kapal disesuaikan secara dinamis dengan kondisi di lapangan. Penyesuaian tersebut mempertimbangkan cuaca, gelombang, angin, arus, pasang surut, serta kesiapan kapal dan dermaga.
"Dalam setiap penyesuaian pola operasi, aspek keselamatan menjadi pertimbangan utama dan krusial, semua keputusan operasional dilakukan melalui koordinasi dengan para regulator, KSOP dan BPTD," ujarnya dalam keterangannya yang diterima di Banyuwangi, Jumat (18/9/2026).
24 Kapal Dikerahkan di Empat Dermaga
Dari total 24 kapal yang dioperasikan di lintasan Ketapang-Gilimanuk, sebanyak 22 kapal merupakan kapal reguler. Sementara itu, dua kapal lainnya merupakan kapal perbantuan, yakni KMP Jatra I dan KMP Portlink VII.
Windy menjelaskan kapal-kapal tersebut ditempatkan di sejumlah dermaga. Sebanyak lima kapal beroperasi di Dermaga MB 1 dan lima kapal lainnya di Dermaga MB 3.
Kemudian, Dermaga MB 4 digunakan oleh tiga kapal reguler dan dua kapal perbantuan. Sementara itu, sembilan kapal ditempatkan di Dermaga LCM.
Optimalisasi armada tersebut dilakukan untuk meningkatkan jumlah kendaraan yang dapat diseberangkan. Langkah itu sekaligus ditujukan untuk mengurangi kepadatan kendaraan secara bertahap.
"Fokus kami saat ini adalah menjaga produktivitas kapal dan dermaga agar kendaraan yang telah antre dapat diseberangkan secara konsisten, dan seluruh armada yang siap operasi terus dioptimalkan dengan memperhatikan kondisi cuaca dan perairan, dan pastinya keselamatan tetap menjadi prioritas utama dan tidak dapat dikompromikan dalam setiap pengaturan operasional," ucap Windy.
Antrean Kendaraan Merupakan Akumulasi
Windy mengatakan kepadatan kendaraan angkutan logistik yang masih terlihat di sekitar akses menuju Pelabuhan Ketapang merupakan akumulasi kendaraan dari periode sebelumnya. Karena itu, proses penguraian antrean membutuhkan waktu.
Menurut dia, jumlah kapal bukan satu-satunya faktor yang menentukan produktivitas layanan penyeberangan. Kondisi cuaca dan perairan juga turut memengaruhi kelancaran operasi.
Selain itu, dinamika pasang surut, proses manuver dan sandar kapal, siklus bongkar muat, serta kesiapan dermaga menjadi faktor lain yang memengaruhi produktivitas penyeberangan di lintasan Ketapang-Gilimanuk.
"Produktivitas penyeberangan tidak hanya ditentukan oleh jumlah kapal, tetapi juga dipengaruhi oleh kondisi cuaca dan perairan, dinamika pasang surut, proses manuver dan sandar, siklus bongkar muat, serta kesiapan dermaga," kata Windy.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Mentan Amran menerima 340 aduan dugaan penyimpangan pertanian dalam dua minggu, mulai dari beras, pupuk, alsintan hingga cetak sawah.
Jadwal KRL Palur-Jogja 6 November 2026 tersedia 12 perjalanan. Simak jam keberangkatan dan kedatangan di 13 stasiun.
Lima remaja SMP dan SMK diamankan warga di Karangnongko, Klaten. Mereka diduga hendak nglitih dan kedapatan membawa stik golf serta selang.
Polisi mendalami motif penyerangan tiga jemaah Masjid Darul Ma’arif di Duren Sawit. Sejumlah senjata tajam dan tabung gas ditemukan.
Program Gentengisasi meluncurkan pengiriman 2,4 juta genteng Jatiwangi. Sugiono menyebut program ini berpotensi menggerakkan UMKM dan membuka lapangan kerja.
Lima mahasiswa UGM asal Banyumas mengolah limbah jerami menjadi hard carbon untuk material anoda baterai ion natrium.