KPK Tahan 4 Tersangka Baru Kasus Korupsi Komisi Asuransi Jasindo
KPK menahan empat tersangka baru kasus dugaan korupsi komisi asuransi perkapalan PT Pelni dan PT Jasindo dengan kerugian negara Rp15,6 miliar.
Ilustrasi vaksin AstraZeneca/istimewa
Harianjogja.com, JAKARTA - Vaksin Astrazeneca memiliki efek samping yang bisa muncul pada seseorang. Efek samping yang muncul bervariasi pada setiap orang yang mendapatkan suntikan.
Sebagian besar orang yang telah mendapatkan vaksinasi Astrazeneca akan menderita efek samping ringan sampai sedang dengan jangka waktu pendek serta ada pula yang tidak memiliki efek samping.
Vaksin Covid19 ini sebenarnya memiliki nama resmi yaitu Vaxzevria, namun kebanyakan orang menyebutkan dengan AstraZeneca. Dilansir dari hse.ie berikut efek samping yang mungkin akan dialami seseorang yang telah melakukan vaksinasi AstraZeneca.
Efek Samping Umum
Seseorang akan menderita efek samping umum ini setelah melakukan vaksinasi dosis pertama dan cenderung diderita oleh orang berusia 65 tahun ke atas. Setidaknya 1 dari 10 orang akan mengalami hal berikut ini:
1. Merasa lelah
2. Memar, nyeri atau gatal pada lengan yang disuntik vaksin
3. Sakit kepala
4. Nyeri otot dan sendi
5. Mual
6. Demam dengan suhu 38 derajat celcius atau lebih
7. Kemerahan atau bengkak pada lengan yang disuntik vaksin
8. Diare
9. Muntah
10. Jumlah trombosit rendah namun tidak menimbulkan gejala apapun
Efek Samping Langka
Sekiranya ada 1 dari 1.000 orang yang akan mengalami efek samping langka ini dengan gejala sebagai berikut:
- Pusing
- Kantuk
- Berkeringat
- Pembengkakan kelenjar getah bening
- Ruam

Efek Samping Sangat Jarang Terjadi
Kasus pembekuan darah yang juga pernah terjadi di Indonesia merupakan efek samping yang sangat jarang terjadi. Sekiranya 1 dari 100.000 orang dapat mengalami pembekuan darah dengan trombosit rendah bahkan 1 dari 5 orang ini mungkin akan menyebabkan kematian.
Kebanyakan orang yang mendapat efek samping ini terjadi dalam waktu 14 hari setelah melakukan vaksinasi AstraZeneca.
Meskipun efek samping ini sangat jarang ditemui, Anda tetap harus mengetahui gejala yang harus diwaspadai yakni sebagai berikut:
- Sesak napas
- Nyeri di dada dan perut
- Bengkak dan merasa dingin pada kaki
- Sakit kepala parah bahkan kian memburuk terutama pada tiga hari atau lebih setelah vaksinasi
- Penglihatan kabur
- Kejang
- Pendarahan terus menerus
- Terdapat memar kecil, bintik-bintik kemerahan atau keunguan
Kendati demikian, apabila Anda memiliki gejala-gejala di atas setelah dosis pertama, Anda tetap masih perlu melakukan vaksinasi dosis kedua untuk memberikan perlindungan maksimal lada tubuh terhadap virus.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis.com
KPK menahan empat tersangka baru kasus dugaan korupsi komisi asuransi perkapalan PT Pelni dan PT Jasindo dengan kerugian negara Rp15,6 miliar.
Menaker Yassierli meminta lulusan perguruan tinggi meningkatkan kompetensi untuk mengikuti Program Magang Nasional 2026 yang membuka 150.000 kuota.
Satpol PP Sleman menertibkan 1.791 spanduk, reklame, dan APK sepanjang Januari-Juni 2026 melalui 47 operasi di berbagai kapanewon.
Bahlil Lahadalia menyebut pemerintah menyiapkan kontrak jangka panjang impor minyak mentah dari Rusia melalui Lemigas untuk ketahanan energi.
LKPP menegaskan pengadaan barang dan jasa menjadi penentu keberhasilan pembangunan serta mendorong UMKM masuk ekosistem digital di GPFE 2026.
Sri Mulyani ditunjuk sebagai Ketua Bersama pengisian dana IDA22 Bank Dunia untuk memimpin dukungan pembiayaan bagi negara berpendapatan rendah.