Diserang Rusia, Ukraina Punya Cara Rayakan Kemerdekaannya Hari Ini
Hari Kemerdekaan Ukraina ke-31 diperingati pada hari ini, Rabu (24/8/2022). Namun, perayaan tahun ini berbeda karena invasi Rusia.
Ilustrasi teroris/Istimewa
Harianjogja.com, JAKARTA – Penyerang bersenjata menewaskan sedikitnya 130 warga sipil dalam serangan satu malam di sebuah desa di Burkina Faso utara.
Pemerintah menyatakan serangan itu merupakan serangan paling mematikan di negara yang dilanda konflik dalam beberapa tahun ini. Sekjen PBB Antonio mengatakan sangat marah dan mengutuk insiden itu.
“Saya mengutuk keras serangan keji ini dan menggarisbawahi kebutuhan mendesak bagi masyarakat internasional untuk menggandakan dukungan kepada negara-negara anggota dalam perang melawan ekstremisme kekerasan dan korban manusia yang tidak dapat diterima," kata Sekjen PBB Antonio Guterres lewat juru bicaranya seperti dikutip BBC.com, Minggu (6/6).
BACA JUGA : Serangan di Burkina Faso Tewaskan 9 Orang
Kelompok bersenjata itu menyerang pada malam Jumat lalu dan menewaskan penduduk desa Solhan di provinsi Yagha yang berbatasan dengan Niger, ujar juru bicara Ousseni Tamboura. Pasar lokal dan beberapa rumah juga dibakar di daerah menuju perbatasan Niger, tambahnya.
Pernyataan itu menggambarkan para penyerang sebagai "teroris" dan mengatakan "kejahatan mereka tidak akan dibiarkan begitu saja". Akan tetapi belum ada klaim tanggung jawab langsung atas kejadian itu.
“Kita harus tetap bersatu dan solid melawan kekuatan teror ini,” kata Presiden Burkina Faso, Roch Marc Christian Kabore seperti dikutip Aljazeera.com.
Dia mengutuk serangan itu sebagai tindakan “biadab” dan “tercela”. Pemerintah telah mengumumkan masa berkabung nasional selama 72 jam.
BACA JUGA : Serangan di Gereja Burkina Faso Tewaskan 4 Orang
Seorang penduduk setempat yang tidak ingin disebutkan namanya karena khawatir akan keselamatannya, mengatakan dia melihat banyak orang terluka memasuki klinik.
“Saya melihat 12 orang di satu ruangan dan sekitar 10 orang di ruangan lain. Ada banyak kerabat yang merawat mereka yang terluka. Ada juga banyak orang berlarian dari Solhan untuk memasuki Sebba… Orang-orang sangat takut dan khawatir,” katanya melalui telepon.
Solhan, sebuah komunitas kecil sekitar 15 kilometer (9 mil) dari Sebba yang merupakan kota utama di provinsi Yagha, dilanda berbagai serangan dalam beberapa tahun terakhir.
Pada 14 Mei lalu, Menteri Pertahanan Cheriff Sy dan petinggi militer mengunjungi Sebba untuk meyakinkan orang-orang bahwa kehidupan telah kembali normal setelah sejumlah operasi militer.
“Ada perasaan yang berkembang di antara banyak orang di Burkina Faso bahwa meskipun pasukan keamanan hadir, namun situasinya terus memburuk,” kata Nicolas Haque dari Al Jazeera, yang melaporkan dari Bamako di negara tetangga Mali.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Hari Kemerdekaan Ukraina ke-31 diperingati pada hari ini, Rabu (24/8/2022). Namun, perayaan tahun ini berbeda karena invasi Rusia.
Ketimpangan antara jumlah advokat profesional dan masyarakat pencari keadilan di Indonesia masih menjadi isu sistem peradilan.
Kemkomdigi mengkaji aturan wajib nomor HP untuk registrasi akun media sosial guna memperkuat keamanan dan akuntabilitas ruang digital.
Seiring perkembangan teknologi ada metode yang disebut dengan backfilling untuk mengelola limbah tambang agar tak merusak lingkungan.
Pemkab Bantul memastikan tidak lagi membuka rekrutmen honorer baru dan fokus menyelesaikan tenaga non-ASN melalui skema PPPK.
Sam Altman mengungkap Gen Z kini memakai ChatGPT sebagai penasihat hidup, berbeda dengan generasi tua yang masih menggunakannya seperti Google.