Startup AI Dokai Diakuisisi Bolt.new, Ini Teknologi yang Dibawa
Bolt.new mengakuisisi startup AI asal San Francisco, Dokai, untuk memperkuat agen AI dan kemampuan platform menangani workflow enterprise.
Grafik hasil pencatatan seismometer/seismograf, alat pencatat besaran gempa bumi./Reuters
Harianjogja.com, JAKARTA - Warga Kota Cianjur, Jawa Barat berhamburan keluar rumah setelah terjadi guncangan gempa magnitudo 3,0 selama beberapa detik. Hal itu menyebabkan para penduduk panik termasuk mereka yang berada di RSUD Cianjur.
Keterangan resmi BMKG menyebutkan gempa berkekuatan 3.0 magnitudo itu terjadi pada tiga kilometer tenggara Cianjur dalam kedalaman 15 kilometer. Gempa yang berpusat di darat ini membuat panik warga wilayah kota, utara dan timur Cianjur.
BACA JUGA : Gempa Magnitudo 6,2 Terasa Sampai Jogja dan Sebagian
"Cukup keras, sehingga kami sekeluarga langsung lari keluar rumah karena takut gempa berlangsung lama. Semua barang di dalam rumah bergoyang seperti mau jatuh," kata Chaykha warga perumahan Pesona Cianjur Indah, Desa Nagrak, Kecamatan Cianjur, Sabtu (5/6/2021).
Dia menjelaskan, sebelumnya dia dan keluarga sudah masuk kamar untuk beristirahat, namun tiba-tiba tempat tidur bergoyang dan lemari baju yang berhadapan dengan tempat tidur, ikut bergoyang, sehingga seisi rumah berhamburan keluar.
"Lumayan 3 sampai 5 detik, meski di luar rumah getarannya masih kencang, sampai kabel listrik ikut bergoyang. Semua warga melakukan hal yang sama dan berkumpul di tengah jalan," ujarnya.
Aktivitas di RSUD Cianjur sempat terganggu, bahkan beberapa pasien rawat inap ikut keluar sambil membawa tiang infusan karena khawatir gempa berlangsung lama. Beberapa orang perawat sempat mengeluarkan pasien dari dalam ruang rawat inap.
BACA JUGA : Gempa Magnitudo 4,6 Guncang Gunungkidul, Tak Berpotensi
"Untung tidak berlangsung lama, namun cukup membuat panik perawat dan pasien di ruang rawat inap. Getaran gempa cukup keras terasa, terutama di lantai dua. Pasien yang sempat keluar langsung masuk kembali setelah sepuluh menit," kata Fauzi, perawat RSUD Cianjur.
Hingga saat ini belum ada keterangan resmi dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Cianjur mengenai kerusakan akibat gempa berkekuatan 3.0 magnitudo ini.
#Gempa Dirasakan Magnitudo: 3.0, Kedalaman: 10 km, 05 Jun 2021 21:52:00 WIB, Koordinat: 6.84 LS-107.16 BT (Pusat gempa berada di darat 3 km tenggara Kab. Cianjur), Dirasakan (MMI): II-III Cianjur #BMKG https://t.co/OiHiTwdNUp
— BMKG (@infoBMKG) June 5, 2021
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Bolt.new mengakuisisi startup AI asal San Francisco, Dokai, untuk memperkuat agen AI dan kemampuan platform menangani workflow enterprise.
Menpora Cup 2026 menjadi ajang mengukur hasil pembinaan atlet boling sekaligus mencari peboling potensial untuk persaingan nasional dan internasional.
Skrining psikososial pekerja perlu memakai instrumen tervalidasi dan disesuaikan dengan tujuan pemeriksaan serta karakteristik pekerja.
Menkum Supratman meminta jajaran Kemenkum melakukan patroli siber untuk menjaring aspirasi, kritik, dan keluhan masyarakat.
G7 sepakat melepas hingga 100 juta barel minyak dari cadangan strategis selama empat bulan untuk menekan harga energi.
Proyek data center AI Rp3,5 triliun di Jatiluhur dihentikan sementara. KDM menyebut kelalaian konsultan terkait data perizinan.