Jadwal Lengkap PSS Sleman Super League 2026-2027 Termasuk Derbi DIY
Pieter Huistra menilai PSS Sleman berada di jalur tepat untuk membangun permainan dominan menjelang Super League 2026/2027.
Petugas melakukan penyuntikan vaksin ke peserta vaksinasi di Kampus UAD, Kamis (3/6/2021). /Ist-UAD.
Harianjogja.com, JOGJA--Universitas Ahmad Dahlan (UAD) menggelar vaksinasi gelombang II yang ditujukan untuk dosen, guru, tenaga kependidikan, relawan dan lansia di Muhammadiyah serta Aisyiyah pada, Kamis (3/6/2021). Pelaksanaan vaksinasi berlangsung di Kampus Utama UAD, Ringroad Selatan, Tamanan, Banguntapan, Bantul ini menyasar 1.883 orang.
Rektor UAD Muchlas mengatakan vaksinasi gelombang kedua ini menyasar 1.883 orang yang ditangai 20 dokter, 20 perawat serta 20 sukarelawan dari kalangan mahasiswa Kedokteran. Vaksinasi itu dilakukan sebagai upaya mendukung program pemerintah, khususnya dalam percepatan vaksinasi untuk lansia.
BACA JUGA : Polres Magelang Gelar Vaksinasi Covid-19 untuk Masyarakat Umum, Siapapun Boleh Ikut
"Harapan kami jika program vaksinasi menyasar masyarakat semakin banyak, pandemi akan segera berakhir dan aktivitas lainnya segera berjalan tanpa adanya kekhawatiran tertular virus,” katanya dalam rilis yang diterima Harianjogja.com.
Ia menambahkan saat ini hampir seluruh tenaga kependidikan di UAD telah divaksinasi dari total 1.300 orang yang digelar pada gelombang pertama. Khususnya untuk vaksinasi gelombang II UAD berkoordinasi dengan Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Yogyakarta. Selain itu, bekerja sama dengan RS UAD, PKU Muhammadiyah karena peserta banyak dari kalangan Muhammadiyah dan Aisyiyah secara umum.
“Total peserta vaksinasi di UAD berjumlah 1.883 orang, dengan 221 [11,7%] di antaranya merupakan lansia di atas usis 59 tahun. Sementara 1.662 [88,3%] lainnya berusia lebih dari 30 tahun,” ujarnya.
Kepala Bidang Sumber Daya Kesehatan, Dinas Kesehatan (Dinkes) DIY Trisno Agung Wibowo menambahkan vaksinasi di UAD menggunakan Aztrazaneca yang telah mendapatkan fatwa halal dari Majelis Ulama Indonesia (MUI). Vaksin ini sudah disuntikkan kepada 6.000 orang di wilayah DIY dan tidak ada yang mengalami kejadian ikutan pasca imunisasi.
BACA JUGA : Target Vaksinasi Masih Jauh, Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Terancam
Menurutnya saat ini vaksinasi sudah menyasar kelompok lansia, harapannya segera mencapai target pemerataan dan terwujudnya kekebalan kelompok. Warga yang telah mengikuti vaksinasi di DIY sebanyak 67,84 persen.
“Target herd immunity atau kekebalan kelompok sebesar 70 persen dari populasi. Sehingga masih kurang 2,16 persen,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pieter Huistra menilai PSS Sleman berada di jalur tepat untuk membangun permainan dominan menjelang Super League 2026/2027.
IESR mendukung pengurangan subsidi BBM lewat elektrifikasi transportasi, tetapi meminta perlindungan kelompok rentan dan penguatan ekosistem EV.
Pelatih PSIM Jean-Paul Van Gastel mengungkap rumitnya proses rekrutmen pemain di Indonesia yang banyak mengandalkan jaringan dan video agen.
Prabowo mengajukan Aida S. Budiman, Solikin M. Juhro, dan Anwar Bashori sebagai calon pimpinan Bank Indonesia. Ini rekam jejaknya.
Garuda Indonesia ditargetkan mulai mencetak laba pada awal 2027. Rugi GIAA kuartal I/2026 menyusut 45,2% menjadi US$41,6 juta.
Pemerintah menyiapkan insentif bagi pengusaha logistik untuk meredam dampak zero ODOL yang berpotensi menaikkan biaya logistik 3,3%.