Wayang Kulit Meriahkan Tukar Budaya Magelang-Karanganyar
Tukar budaya Magelang–Karanganyar meriah dengan wayang kulit dan peluncuran Gerakan Sanggar Seni Sekolah di Secang.
Wali Kota Magelang dr. Muchamad Nur Aziz menjadi pembina apel hari pertama kerja seusai libur Lebaran, Senin (17/5/2021). /Ist- Dok Prokompim Pemkot Magelang
Harianjogja.com, MAGELANG - Hanya ada dua Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Kota (Pemkot) Magelang yang tidak hadir tanpa keterangan pada hari pertama kerja setelah cuti bersama Idul Fitri 1442 H tahun 2021. Artinya, hampir semua hadir bekerja.
Pada hari pertama kerja sesudah cuti bersama hari raya Idul Fitri 1442 H tahun 2021 ini, setiap kepala OPD wajib memantau kehadiran pegawai. Hal itu sesuai dengan Surat Edaran (SE) Sekda Kota Magelang nomor 800/377/430 tanggal 11 Mei 2021.
Pelaksana tugas (Plt) Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kota Magelang, Khudoifah menjelaskan setiap pegawai harus melakukan presensi melalui aplikasi Lakone dan manual. Selanjutnya, kepala OPD, melaporkan hasil pemantauan kehadiran kepada BKPP.
Baca juga: Indonesia Dilanda Gelombang Panas? Begini Penjelasan BMKG
Hasil data yang telah masuk ke BKPP, dari sebanyak 2.804 ASN di seluruh Kota Magelang, ada 1.797 orang yang masuk rekap BKPP. "Sementara 1.007 orang tidak masuk rekap karena merupakan guru dan tenaga kependidikan," tutur Khudoifah, ditemui di kantornya, Senin (17/5/2021).
Selanjutnya, Khudoifah memaparkan, dari 1.797 orang yang masuk rekap tersebut, ada 1.636 yang hadir secara fisik. Sedangkan sisanya sebanyak 157 orang tidak hadir karena alasan sedang dinas luar (DL), masa persiapan pensiun (MPP), bebas tugas (BT) dan tugas belajar (TB).
Baca juga: Hotel Berbintang di DIY Akan Dipakai untuk Karantina
"Kemudian, ada 2 orang yang tidak hadir tanpa keterangan. Mereka kita serahkan ke atasan masing-masing untuk dibina. Lalu ada 1 orang hadir tapi tidak ikut apel, dan 1 orang terlambat ikut apel," imbuhnya.
Pada Senin (17/5/2021) merupakan hari pertama kerja setelah cuti bersama Idul Fitri 1442 H tahun 2021. Seluruh ASN maupun pegawai non-ASN wajib mengikuti apel pagi, baik yang diadakan di halaman belakang kantor Wali Kota Magelang maupun di kantor OPD masing-masing.
Wali Kota Magelang dr. Muchamad Nur Aziz menjadi pembina apel yang dilaksanakan di halaman belakang kantor Wali Kota Magelang. Pada kesempatan itu, Dokter Aziz memberikan semangat dan motivasi kepada para ASN untuk bekerja dilandasi semangat pengabdian, kedisiplinan dan kejujuran.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Tukar budaya Magelang–Karanganyar meriah dengan wayang kulit dan peluncuran Gerakan Sanggar Seni Sekolah di Secang.
Pieter Huistra menyebut pemain asing PSS Sleman masih beradaptasi. PSS juga membuka peluang merekrut pemain lokal dan menyiapkan uji coba.
MA mengoreksi perhitungan kerugian negara kasus korupsi timah. Dari Rp300 triliun, kerugian keuangan negara ditetapkan Rp28,9 triliun.
Pemkab Temanggung mendukung wacana guru PPPK menjadi ASN pusat. Beban APBD daerah berpotensi berkurang sekitar Rp150,5 miliar.
DPRD Bantul mengkaji usulan perubahan Perbup BUMKalma setelah pengelola menyoroti kebutuhan operasional dan penguatan kelembagaan.
Perpres ojol masih difinalisasi Komdigi. Pemerintah menguji formula bagi hasil yang adil bagi pengemudi dan menjaga bisnis platform ride-hailing.