Bahlil Siapkan Skema Dana Bioetanol, E10 Dimulai pada 2027
Pemerintah menyiapkan skema pendanaan bioetanol untuk mendukung penerapan E10 pada 2027 tanpa membebani konsumen dan tetap menguntungkan petani.
Proses evakuasi jenazah korban perahu terbalik di Waduk Kedungombo, Kemusu, Boyolali. /JIBI-Solopos-Akhmad Ludiyanto.
Harianjogja.com, BOYOLALI -- Tim SAR gabungan kembali menemukan satu jenazah korban perahu terbalik di Waduk Kedungombo wilayah Kemusu, Boyolali, Jawa Tengah, Minggu (16/5/2021) pagi. Dengan demikian, tujuh dari sembilan korban perahu terbalik yang hilang telah ditemukan.
"Saat ini sembilan survivor sudah ditemukan berjumlah tujuh dan yang belum ditemukan ada dua atas nama Niken Safitri dan Jalal, saat ini masih proses pencarian dengan metode selam dan juga menggunakan ROV," demikian laporan dari Amung, anggota tim SAR gabungan dari lokasi pencarian korban perahu terbalik di Waduk Kedungombo, dalam keterangan pers rilis yang diperoleh JIBI/Solopos., Minggu.
BACA JUGA : Tragedi Kapal Kedungombo: Penumpang Asyik Selfie hingga Mitos Buto Minta Tumbal
Dia menambahkan selain survivor juga ditemukan sejumlah benda, yakni satu jaket hoodie kuning anak-anak, satu pasang sandal Carvil, sandal perempuan sebelah kanan serta rambut manusia yang tersangkut di ROV (drone bawah air).
Sementara itu jenazah enam korban perahu terbalik di Kedungombo yang telah lebih dulu ditemukan dan disemayamkan di RS Waras Wiris Boyolali telah diserahkan kepada pihak keluarga. Tiga korban berasal dari Grobogan serta tiga lainnya dari Juwangi, Boyolali.
"Pemulangan jenazah enam orang. Tiga orang ke Grobogan dan tiga ke Juwangi. Pukul 07.00 WIB dilanjutkan pencarian korban di lokasi. Informasi dari lapangan, tambah satu korban yang sudah ditemukan tadi pagi, Minggu (16/5/2021). Namun untuk identitas belum bisa dipastikan," kata Kepala Pelaksana Harian (Kalakhar) BPBD Boyolali Bambang Sinungharjo.
Menurut Bambang, pencarian korban rencananya akan dilanjutkan hari ini sampai pukul 17.00 WIB. Diberitakan, sebanyak sembilan orang menjadi korban kecelakaan perahu wisata terbalik di Waduk Kedungombo, Boyolali, Sabtu (15/5/2021). Perinciannya sebanyak 5 orang merupakan warga Juwangi, Boyolali, sementara empat orang lainnya warga Kabupaten Grobogan.
Kelebihan Muatan
Seperti diketahui perahu terbalik itu mengangkut 20 penumpang. Sebanyak 11 penumpang berhasil diselamatkan, sementara sembilan penumpang lainnya dinyatakan hilang. Sebelumnya, Kapolres Boyolali AKBP Morry Ermond menyebut kecelakaan terjadi karena perahu kelebihan muatan.
BACA JUGA : Perahu Wisata Tenggelam, 9 Penumpang Hilang di Kedungombo
Perahu kecil berwarna putih itu sebenarnya berkapasitas 12 orang. Namun, pada momen libur Lebaran ini perahu wisata tersebut mengangkut 20 penumpang tanpa dilengkapi jaket keselamatan.
Akibat kelebihan penumpang dan posisi yang tidak seimbang akibat ada beberapa penumpang yang sibuk berswafoto, perahu itu pun oleng hingga terbalik. Para penumpang tercebur ke waduk bahkan ada yang tenggelam dan meninggal dunia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Solopos
Pemerintah menyiapkan skema pendanaan bioetanol untuk mendukung penerapan E10 pada 2027 tanpa membebani konsumen dan tetap menguntungkan petani.
Baznas Kulonprogo telah menyalurkan 40 tangki air bersih ke 11 titik kekeringan. Sebanyak 200 tangki disiapkan selama musim kemarau.
Bareskrim mengungkap MV King Sun tiga kali menyelundupkan ketamin. Pengiriman ke Indonesia sebanyak 1.298 kg berhasil digagalkan.
KPK belum menahan Yuddy Renaldi dalam kasus dugaan korupsi iklan Bank BJB karena mempertimbangkan kondisi kesehatannya.
Jadwal KRL Jogja-Solo Jumat 14 Agustus 2026 tersedia 15 perjalanan. Simak jadwal lengkap tiap stasiun dan tarif Rp8.000.
Karhutla Gunung Bromo di kawasan TNBTS berhasil dipadamkan. Luas area terbakar mencapai 1.120 hektare di empat kabupaten.