Polda Lampung Cari Lima Jurnalis hingga Perairan Anak Krakatau
Polda Lampung memperkuat pencarian lima jurnalis dan tiga kru kapal yang hilang kontak di perairan Selat Sunda.
Pelaksanaan wisuda tatap muka. /respati.ac.id
Harianjogja.com, JOGJA—Sejumlah kampus di Jogja mulai menggelar wisuda tatap muka dan daring. Universitas Respati Yogyakarta (Unriyo) untuk pertama kalinya sejak ada pandemi menggelar wisuda tatap muka dipadu dengan daring. Wisuda periode pertama di 2021 ini diikuti sebanyak 614 peserta dari tiga fakultas.
Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Unriyo Fransiska Lanni menjelaskan pelaksanaan wisuda pada Selasa (6/4/2021) lebih didominasi secara daring karena mengikuti anjuran pemerintah untuk mencegah terjadinya kerumunan. Sedangkan untuk peserta wisuda tatap muka jumlahnya tergolong sedikit dengan menerapkan protokol kesehatan ketat.
BACA JUGA : Sah! Pemda DIY Izinkan Kuliah Tatap Muka untuk Mahasiswa
Khusus prosesi luring, dalam rangka mematuhi aturan protokol kesehatan selama pandemi maka wali atau orang tua wisudawan tidak lagi mendampingi. Sementara untuk prosesi daring yang dilakukan via zoom meeting maka wisudawan diizinkan untuk didampingi orang tua atau keluarga di tempat masing-masing.
“Pelaksanaan wisuda daring bertujuan untuk mendukung program pemerintah dalam mengatasi pandemic, agar tidak terjadi kerumunan yang berpotensi menjadi klaster penularan, selain itu banyak peserta wisuda yang sudah pulang ke daerahnya sehingga tidak memungkinkan untuk dating,” kata di dalam rilis yang diterima, Rabu (7/4/2021).
Dari 614 peserta wisuda berasal dari Fakultas Ilmu Kesehatan sebanyak 501 lulusan, Fakultas Sains dan Teknologi sebanyak 79 lulusan dan Fakultas Ilmu Sosial dan Ekonomi sebanyak 34 lulusan. Pada wisuda kali ini sebanyak 139 mendapatkan predikat cumlaude. Adapun Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) tertinggi 4,00 diraih oleh Gusti Ayu Saraswati dari Program studi Keperawatan Program Sarjana.
BACA JUGA : Sultan Jogja Belum Izinkan Kampus DIY Kuliah Tatap Muka
“Peserta wisuda terbaik rata-rata berasal dari daerah, kami berharap ilmunya bermanfaat untuk membangun daerahnya,” ujar dia.
Rektor Unriyo, Profesor Santoso sepakat bahwa mahasiswa yang telah diwisuda harus memberikan kontribusinya ke daerah sesuai dengan pakar keilmuan yang dimiliki. “Sehingga ilmu yang sudah didapatkan bisa digunakan untuk memecahkan masalah yang dihadapi masyarakat,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Polda Lampung memperkuat pencarian lima jurnalis dan tiga kru kapal yang hilang kontak di perairan Selat Sunda.
Jalur pendakian Gunung Raung Banyuwangi ditutup sementara setelah kebakaran sekitar setengah hektare terjadi di kawasan puncak.
Kota Magelang memperkuat program DEKSI untuk menghadapi risiko kesehatan akibat perubahan iklim dengan melibatkan kelurahan dan masyarakat.
Sebanyak 14 SPPG di DIY disuspend, terdiri dari 3 terkait dugaan keracunan MBG dan 11 karena belum memiliki SLHS.
Prabowo meminta karhutla segera dipadamkan sekaligus memastikan masyarakat terlindungi dan orangutan Kalimantan yang terdampak diselamatkan.
APJAPI menilai perubahan aturan bagasi Garuda dari bobot ke jumlah koli berpotensi merugikan penumpang dan tidak sesuai regulasi.