Kejagung Limpahkan Tersangka TPPU Zarof Ricar ke Kejari Jakpus
Kejagung melimpahkan tersangka AW dalam kasus TPPU dengan tindak pidana asal suap Zarof Ricar ke Kejari Jakarta Pusat.
Seminar bertajuk Eefektivitas Stimulus UMKM dalam Menggerakkan Perekonomian di Daerah di Hotel Royal Ambarrukmo, Senin (5/4/2021). /Ist.
Harianjogja.com, JOGJA—Jumlah anggaran yang disalurkan untuk Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) melalui bantuan presiden produktif telah mencapai Rp28,8 triliun untuk seluruh Indonesia. Adapun skema 2021 diarahkan untuk stimulus bagi UMKM. Semua pihak diharapkan ikut mengawal agar tepat sasaran.
Isu tentang UMKM ini dibahas dalam seminar bertajuk Eefektivitas Stimulus UMKM dalam Menggerakkan Perekonomian di Daerah di Hotel Royal Ambarrukmo, Senin (5/4/2021).
BACA JUGA : 80 Persen UMKM di DIY Belum Gunakan Teknologi Internet
Wakil Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI Mahyudin menyatakan selain skema stimulus, pemerintah telah menyalurkan anggaran untuk UMKM melalui Penyaluran Bantuan Presiden Produktif untuk Usaha Mikro (Banpres Produktif) total Rp28,8 triliun dan 100% telah terserap dengan jumlah Rp2,4 juta per UMKM.
Sedangkan untuk 2021 pemerintah melalui kementerian Koperasi dan UMKM melanjutkan stimulus berupa subsidi bunga KUK (Kredit Usaha Kecil) dan Stimulus program banpres produktif
“Stimulus ini tetap harus berpegang pada prinsip kehati-hatian agar dapat berjalan dengan baik, tepat sasaran dan yang lebih penting tujuan untuk pemulihan sektor UMKM tercapai dengan harapan agar dapat menggerakkan perekonomian di daerah. Tentunya pemberian stimulus untuk UMKM dalam pelaksanaannya akan menghadapi berbagai kendala oleh karena itu, menjadi tugas kita bersama untuk mendorong dan mengawalnya,” katanya.
Ia menambahkan UMKM menjadi salah satu terdampak akibat pandemi Covid-19. Butuh dukungan banyak pihak untuk membangun kembali perekonomian indonesia yang kuat dan mensejahterakan. Salah satunya dengan memperkuat sektor UMKM.
“Kita harus mampu melihat peluang-peluang agar sektor perekonomian kembali bangkit dan mampu mensejahterakan. Salah satu peluang yang dapat kita optimalkan adalah dengan menghidupkan kembali dan memperkuat UMKM,” ujarnya.
BACA JUGA : 1.500 UMKM Ikut Markethub SiBakul Jogja Free Ongkir
Kepala Dinas Koperasi dan UKM DIY Srie Nurkyatsiwi yang membacakan sambutan Gubernur DIY Sri Sultan HB X mengatakan sektor UMKM selama ini menjadi penggerak roda perekonomian di DIY. Salah satu tantangan terbesar era saat ini adalah proses transformasi menuju ekosistem produk dengan kualitas global agar sejala dengan tujuan revolusi industri 4.0.
“Selain itu UMKM harus adaptif terhadap berbagai macam situasi. Dalam rencana pembangunan jangka panjang telah dimasukkan pula optimalisasi teknologi digital untuk UMKM, selain peningkatan kapasitas dan akses serta penciptaan ruang usaha,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kejagung melimpahkan tersangka AW dalam kasus TPPU dengan tindak pidana asal suap Zarof Ricar ke Kejari Jakarta Pusat.
Xiaomi resmi meluncurkan HyperOS 4 di China. Sistem operasi terbaru ini membawa desain transparan ala kaca, AI Assistant 2.0, performa lebih cepat, dan fitur li
Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah (DPAD) DIY bersama DPRD DIY terus menggaungkan semangat literasi melalui bedah buku Homepower
Pendapatan transfer Kulonprogo turun Rp114,66 miliar pada APBD Perubahan 2026. DPRD meminta Pemkab mengubah strategi fiskal.
Sejumlah investor menggugat Selena Gomez terkait startup kesehatan mental Wondermind. Mereka menuding ada penyesatan informasi bisnis dan menuntut pengembalian
Penyalahgunaan narkoba tidak hanya berdampak pada orang yang mengonsumsinya, tetapi juga dapat menyeret keluarga hingga lingkungan sekitar.