Seragam Baru Jukir Solo Dikritik, Wali Kota Singgung QRIS
Wali Kota Solo Respati Ardi tanggapi kritik lomba seragam jukir. Seragam baru akan dilengkapi QRIS untuk dorong parkir cashless.
Ilustrasi/Pixabay
Harianjogja.com, SURABAYA--Kasus dugaan pencabulan dialami seorang perempuan di Surabaya. Pendekar silat perempuan mengaku menjadi korban pencabulan yang diduga dilakukan oknum perawat di Rumah Sakit (RS) Haji, Surabaya.
Perempuan berinisial DI (19) itu pun melaporkan pelaku dengan nomor polisi: LP-BI172/RES.1.24./2021/RESKRIM/SPKT Polrestabes, Selasa (23/2/2021).
Korban mengaku mendapat pelecehan seksual saat menjalani perawatan setelah mengalami sakit akibat asam lambung pada Minggu 21 Februari 2021 dini hari.
Saat itu, DI masuk ke rumah sakit dalam kondisi lemas dan sempat tak sadarkan diri. Saat menjalani perawatan di Unit Gawat Darurat (UGD), DI mengaku dirawat oleh salah satu perawat lelaki.
BACA JUGA: Seusai Dengar Ariel Noah, Warga Twitter Pengin Buru-Buru Divaksin Covid-19
"Setengah sadar saya dibawa oleh perawat ke ruang pemeriksaan IGD. Setelah itu dilakukan tensi. Kemudian saya merasa payudara disenggol dan diremas," ujar DI usai melaporkan kejadian tersebut di Polrestabes Surabaya, Selasa (23/2/2021).
DI mengaku sempat sadar saat tiba di UGD. Ia tidak bisa berbuat apapun karena tubuhnya masih lemas. Bahkan, lanjut dia, berteriak pun dirinya masih belum mampu.
"Waktu itu diperiksa detak nadi dan tensi. Memasang tensi dan melepas tensi perawat memeras payudara saya," ujarnya.
Kuasa hukum DI, Dani Wijaya memastikan bahwa laporan pihaknya telah diproses penyidik dengan melakukan visum.
"Dari Polrestabes sudah ditindaklanjuti, dan besok akan melakukan pemeriksaan dan visum," ujarnya.
Humas RSU Haji Surabaya Djati Setyo Putro menambahkan, pihaknya akan memberikan sanksi tegas jika ada oknum perawat di tempatnya yang terbukti melakukan tindakan asusila.
"Kami mempersilahkan korban membawa kasus ini ke ranah hukum. Jika terbukti ada perbuatan asusila yang dilakukan oknum perawat, kami akan jatuhkan sanksi tegas," tuturnya.
Sementara itu, Kasatreskrim Polrestabes Surabaya, AKBP Oki Ahadian membenarkan adanya laporan dugaan pelecehan dari pesilat perempuan itu.
"Nanti kita akan tindaklanjuti, pasti akan kita dalami dulu, kita kan cari apakah hal ini benar-benar terjadi. Pasti akan dilakukan pemanggilan, mulai dari saksi-saksi, siapa yang dilaporkan, kita mintai keterangan dari pelapor juga," kata Oki.
Artikel ini telah tayang di Okezone.com berjudul "Pendekar Silat Ngaku Dicabuli Oknum Perawat saat Jalani Pengobatan di RS Haji Surabaya"
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Okezone.com
Wali Kota Solo Respati Ardi tanggapi kritik lomba seragam jukir. Seragam baru akan dilengkapi QRIS untuk dorong parkir cashless.
Jadwal lengkap KRL Solo–Jogja dari Palur hingga Tugu. Simak jam keberangkatan terbaru dan imbauan KAI.
Real Madrid mengumumkan perpisahan Dani Carvajal dan kembalinya José Mourinho sebagai pelatih pada hari yang sama.
Shakira memenangkan kasus pajak di Spanyol setelah delapan tahun. Pengadilan memerintahkan pengembalian dana Rp1,1 triliun.
Arema FC memburu kemenangan atas PSIM Jogja pada laga terakhir Super League 2025/2026 demi memperbaiki posisi klasemen.
MotoGP Catalunya 2026 diwarnai penalti tekanan ban yang membuat Joan Mir kehilangan podium dan mengubah klasemen sementara.