IHSG Melemah 0,32 Persen, 395 Saham Turun pada Rabu Pagi
IHSG melemah 0,32% ke 6.480,58 pada Rabu pagi. Sebanyak 395 saham turun, sementara investor mencermati sentimen FTSE Russell.
Presiden Joko Widodo (kanan) didampingi Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin meninjau pelaksanaan Vaksinasi Massal bagi tenaga kesehatan dosis pertama vaksin Covid-19 Sinovac di Istora Senayan, Jakarta, Kamis (4/2/2021)./Antara
Harianjogja.com, JAKARTA – Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menyadari untuk memperkuat upaya 3M (Memakai masker, Mencuci tangan, dan Menjaga jarak) dan melakukan 3T (Testing, Tracing, dan Treatment) dibutuhkan SDM yang terampil dengan jumlah yang besar.
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengatakan untuk tracing kasus, diperkirakan per 100.000 penduduk dibutuhkan sekitar 30 tracer yang tersebar di seluruh desa. Sementara untuk menyelesaikan pelacakan kasus bagi 269 juta jiwa diperkirakan butuh sekitar 80.000 tracer di seluruh desa.
"Kita tidak punya aparat seperti itu, yang punya hanya Polri dan TNI, sehingga kita harus bekerja sama untuk melakukan fungsi surveilans untuk mengidentifikasi ‘musuhnya’ di mana, dengan melibatkan minimal 80.000 tracer,” jelasnya dalam siaran pers, Jumat (12/2/2021).
Dia menuturkan selain penguatan tracing, upaya lain yang dilakukan pemerintah untuk mempercepat pengendalian pandemi Covid-19 adalah vaksinasi bagi 181 juta penduduk Indonesia.
Dengan penyuntikan sebanyak dua dosis vaksin, maka dibutuhkan kurang lebih 363 juta dosis vaksin. Apabila ditargetkan selesai dalam waktu 1 tahun, maka dalam satu hari seharusnya sebanyak 1 juta orang harus divaksin.
“Tidak mungkin kami kuat sendiri, oleh karenanya kami menggaet TNI dan Polri. Mudah-mudahan bisa membantu untuk strategi surveilansnya sebagai tracer dan yang kedua melalui strategi vaksinasi sebagai vaksinator,” ucapnya.
Sementara itu, Kapolri Listyo Sigit Prabowo mengaku siap membantu dan mendukung seluruh program penanganan pandemi Covid-19 terutama upaya tracing dan vaksinasi di seluruh Indonesia.
Polri berencana menyiagakan sebanyak 13.500 vaksinator, di mana 900 orang telah dilatih oleh Bapelkes, sementara 12.600 lainnya akan segera menyusul untuk diberikan pelatihan. Selain itu, sebanyak 40.335 personil Bhabinkamtibmas yang tersebar di 34 provinsi di Indonesia juga disiagakan untuk melakukan tracer.
#satgascovid19 #ingatpesanibu #pakaimasker #jagajarak #jagajarakhindarikerumunan #cucitangan #cucitangandengansabun
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis Indonesia
IHSG melemah 0,32% ke 6.480,58 pada Rabu pagi. Sebanyak 395 saham turun, sementara investor mencermati sentimen FTSE Russell.
TNI menyebut Puspom mengawal penyidik KPK saat OTT di BNPB. KPK mengamankan 14 orang, termasuk Sestama BNPB Rustian, serta uang Rp1,4 miliar dan emas.
Trump dan Netanyahu dilaporkan membahas kemungkinan serangan baru ke Iran. Gedung Putih membantah keduanya membicarakan dimulainya kembali perang.
Pemda DIY menganggarkan Rp373 juta untuk perbaikan pagar Mandala Krida pada 2026. DPRD DIY sempat mengusulkan anggaran ditunda.
IMF memperingatkan tekanan utang negara berkembang akibat konflik AS-Iran, sementara perlambatan investasi AI berisiko menekan ekonomi global.
Rupiah melemah 18 poin ke Rp17.918 per dolar AS pada Rabu (14/10/2026), tertekan kenaikan harga minyak dunia dan menanti data inflasi AS.