Keluarga Korban Kecelakaan Sriwijaya Air SJ182 Gugat Boeing di Pengadilan Tinggi AS
Gugatan diajukan pada Kamis (15/4/2021) di Pengadilan Tinggi King County atas nama 16 keluarga korban kecelakaan.
Kapal yang terbakar dan meledak di sekitar galangan PT Barokah Perkasa, Kelurahan Pulau Atas, Kecamatan Sambutan, Samarinda, Kalimantan Timur pada Kamis (11/2/2021) sore./ANTARA-Arumanto
Harianjogja.com, SAMARINDA — Kapal yang terbakar dan meledak di sekitar galangan PT Barokah Perkasa, Kelurahan Pulau Atas, Kecamatan Sambutan, Samarinda, Kalimantan Timur pada Kamis (10/2/2021) sore adalah milik anggota DPR RI Rudy Mas\'ud.
Kapal berjenis tanker berwarna merah putih bernama Grace V tersebut terparkir di tepian galangan PT Barokah Perkasa yang merupakan perusahaan milik politisi Partai Golkar Kaltim tersebut.
Rudy Mas’ud selaku Komisaris PT Barokah Perkasa Group saat ini sebagai anggota DPR Fraksi Partai Golkar dari Daerah Pemilihan Kalimantan Timur.
Rudy tidak memungkiri bahwa kapal yang terbakar di sekitar perusahaan miliknya tersebut merupakan salah satu aset perusahaannya.
Namun, dirinya belum mengetahui kejadian secara pasti dan telah mengutus anggotanya untuk mengecek ke lapangan.
“Penyebab kebakarannya belum tahu. Tapi benar itu punya anak perusahaan PT Barokah yang terbakar,” ujar Rudy Mas’ud melalui sambungan telepon, di Samarinda seperti dikutip dari Antara, Kamis (10/2/2021) malam.
Dia menjelaskan bahwa saat kejadian kapal tersebut baru selesai perbaikan dan dalam kondisi kosong muatan sehingga dia membantah adanya tumpahan minyak di sekitar lokasi kejadian.
“Belum tahu apakah karena korsleting, kelalaian atau karena kepanasan saya belum tahu,” ujar Rudy Mas\'ud.
Sebelumnya, sebuah kapal terbakar dan meledak di sekitar galangan PT Barokah Perkasa, Kelurahan Pulau Atas, Kecamatan Sambutan, Samarinda, Kalimantan Timur pada Kamis sore.
Kebakaran terjadi sekitar pukul 14.50 WITA, dan menimbulkan kepulan asap hitam membumbung tinggi di sekitar kawasan perairan Sungai Mahakam, Samarinda.
Menurut Hermawan, warga sekitar, terdengar ledakan beberapa kali dan bahkan suaranya terdengar keras hingga radius sekitar 500 meter.
"Saat ledakan pertama saya kira tabung gas yang meledak, namun kemudian terjadi lagi ledakan berikutnya dan saya melihat banyak warga melihat ke arah galangan kapal," kata Hermawan.
Menurut Hermawan, sejumlah benda juga tampak berterbangan ke udara saat ledakan kapal tersebut terjadi.
Dalam video yang diunggah melalui akun YouTube Media Kaltim terlihat dengan jelas detik-detik ledakan kapal tersebut.
Seorang warga seperti ditulis dalam akun tersebut mengaku saat itu dirinya sedang memperbaiki mesin kapal kelotoknya dan mendengar empat kali ledakan. "Getarannya sampai ke rumah di pinggir sungai,” tuturnya. Setelah ledakan pertama, sempat berhenti beberapa menit, barulah meledak beruntun tiga kali.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia
Gugatan diajukan pada Kamis (15/4/2021) di Pengadilan Tinggi King County atas nama 16 keluarga korban kecelakaan.
Meutya Hafid mengungkap hampir 200 ribu anak di Indonesia terpapar judi online, termasuk 80 ribu anak di bawah usia 10 tahun.
Mentan Amran melepas ekspor pupuk urea ke Australia senilai Rp7 triliun untuk memperkuat industri pupuk nasional dan pasar global.
Gereja Katedral Jakarta menggelar empat sesi misa Kenaikan Yesus Kristus, Polda Metro Jaya amankan 860 tempat ibadah.
ILRC mencatat kasus femisida seksual di Indonesia meningkat pada 2025. Korban didominasi anak perempuan hingga perempuan muda.
Aktivitas parkir bus wisata di Eks Menara Kopi Kotabaru Jogja melonjak saat libur panjang, bisa tembus lebih dari 35 bus per hari.